DURI, GORIAU.COM - Pedagang sekitar Simpang Geroga, kecamatan Mandau, kabupaten Bengkalis, Sabtu (20/6/2015) sekitar pukul 03.00 WIB, dikejutkan dengan kecelakaan lalu lintas (laka lantas) sepeda motor merk Honda jenis Beat BM 2948 WH dengan sepeda motor Honda jenis Supra Fit BM 6879 DR. Kedua korban sampai di RSUD Duri sekitar pukul 04.00 WIB.

Dari informasi dan data yang dirangkum GoRiau.com di RSUD Duri, diketahui pengendara sepeda motor BM 2948 WH bernama Yadi Fahrizal (16) pelajar SMK Muhammadiyah warga jalan Karang Rejo kilometer 3,5 Kulim, desa Simpang Padang, kecamatan Mandau, kabupaten Bengkalis.

Sedangkan pengendara BM 6879 DR diketahui seorang karyawan PT Cahaya Riau WWDR-TRP bernama Irwan (37). Rekan kerja korban saat ditanyai GoRiau.com, tak ingin memberitahukan identitas korban sesungguhnya. Bahkan ada kesan berusaha mengelak dari setiap pertanyaan.

Sepeda motor yang dikendarai Yadi datang dari arah jalan Sudirman menuju ke rumahnya di Kulim, sementara itu sepeda motor yang dikendarai Irwan datang dari arah DSF 125. Dari TKP laka lantas di Simpang Geroga, serpihan kedua sepeda motor yang hancur lebih dekat ke lokasi pedagang. Dimana kedua sepeda motor hancur pada bagian depan.

Saat ini Yadi dalam kondisi kritis di IGD RSUD Duri dan dalam penanganan intensif pihak rumah sakit. Rekan korban, Rahmat Hidayat mengenal sosok Yadi yang periang dan bersahabat dengan siapa saja.

"Saya sendiri tak mengetahui persis kejadiannya bagaimana. Saat melintas di Simpang Geroga saya dan teman lain melihat motor Yadi ada diatas bak mobil Patwal Polisi. Ternyata Yadi mengalami kecelakaan, ya kami susul ke RSUD," ungkap Rahmat mengenakan baju koko tangan warna putih lengan panjang kepada GoRiau.com.

Pantauan kondisi kedua korban laka lantas saat ini, Yadi sedang diberikan nafas bantuan dan Irwan hanya mengalami luka berat. Kedua sepeda motor korban laka lantas saat ini telah dibawa ke Sat Lantas Polres Bengkalis.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum bisa merangkum kronologis yang ada, karena kondisi kedua korban masih kritis.(ric)