PEKANBARU - Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Agus Pramono mendatangi warung internet (Warnet) Alpha Gaming di Jalan Hangtuah dan Pegasus di Jalan Srikandi, Selasa (14/1/2020) malam. Terungkap, Warnet yang seharusnya tempat penyedia jasa layanan Internet itu dijadikan tempat judi online.

Pengakuan itu disampaikan salah satu operator Alpha Gaming, inisial A. Namun, Ia tidak berani melarang lantaran pernah ada pengunjung mengamuk saat dilarang bermain judi.

"Dari server operator itu kami tahu kalau ada pengunjung yang main judi. Tapi kami tak berani larang karena pernah ada pengunjung ngamuk merusak server di Warnet ini," kata dia.

Saat didatangi, Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru Agus Pramono dua Warnet hanya buka satu pintu. Meski tak ada aktivitas, namun ada beberapa anak muda yang sedang ngobrol di dalamnya.

"Tahu pak kalau ada orang yang main judi di sini. Tapi bagaimana," kata operator di Pegasus, Jalan Srikandi.

Selain dijadikan tempat judi, ada dugaan warnet itu beroperasi sampai pagi. Terbukti ada pengumuman pihak pengelola yang ditempel pada dinding Warnet yang menjelaskan ada paket bermain Warnet bisa sampai 17 jam dengan harga Rp50ribu.

Ada juga paket begadang mulai dari jam 10 malam sampai jam 06.00 Wib, dengan harga Rp12 ribu. Warnet Pegasus memang terkesan mewah dibanding Warnet lain. Pengelola juga menyiapkan ruangan VIP bagi pengunjung yang ditutup kaca dan dilengkapi AC.

"Kedatangan saya di dua Warnet itu untuk memastikan apakah operator tahu kalau ada pengunjungnya yang bermain judi. Ternyata mereka tahu, nah ini sama saja dengan pembiaran," kata Agus Pramono.

Seharusnya, kata dia, pengelola maupun pemilik melarang adanya aktivitas judi di tempat usaha mereka. Bukan malah membiarkan dengan berbagai alasan yang tak masuk akal itu. "Sudah kita peringati, kalau masih bandel kita segel saja," tegas Agus. ***