
PEKANBARU – Penurunan signifikan jumlah penumpang terjadi di Pelabuhan Sungai Duku, Pekanbaru, menjelang puncak arus mudik Idul Fitri tahun ini. Hanya satu kapal yang beroperasi setiap hari, berbeda dari tahun lalu yang mencapai tiga kapal per hari.
Berdasarkan pantauan GoRiau.com, Rabu (27/3/2025), sebuah kapal KM Jelatik 2 tampak terparkir di dermaga, menunggu keberangkatan pada pukul 16.00 WIB. Penumpang mulai berdatangan satu per satu ke dalam kapal.
Kasie Lalu Lintas dan Angkutan Laut KSOP Kelas II Pekanbaru, Boy Yusri, mengatakan arus mudik mulai memasuki puncaknya. Namun, jumlah penumpang justru menurun tajam dibandingkan tahun sebelumnya.
"Ini sudah mulai mendekati puncak arus lebaran ya, per harinya kami menerima 188 penumpang, karena memang kapal yang berangkat setiap harinya hanya satu buah. Kalau tahun lalu tiga buah kapal sekali berangkat," ujarnya.
Ia menyebutkan penurunan jumlah penumpang disebabkan oleh peralihan rute mudik. Banyak pemudik lebih memilih berangkat melalui Buton daripada melalui Pelabuhan Sungai Duku.
"Iya, tahun ini kurangnya sebesar 50 persen dari tahun lalu, karena penumpang lebih memilih untuk berangkat melalui Buton," jelasnya.
Dalam rentang waktu 21 Maret 2025 hingga 26 Maret 2025, tercatat 368 penumpang berangkat dari Pelabuhan Sungai Duku. Sementara, jumlah penumpang yang turun dari Selat Panjang ke Pekanbaru tercatat sebanyak 276 orang.
"Terakhir keberangkatan untuk lebaran Idul Fitri ini dua hari lagi, tepatnya hari Sabtu (29/3/2025), yang merupakan puncak arus mudik lebaran," pungkasnya. ***