SELATPANJANG - Meski terlambat se Riau, APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) tahun 2016 Kabupaten Kepulauan Meranti akhirnya berhasil disahkan, Kamis (21/1/2016) pagi. Jika dibandingkan tahun 2015 lalu, tahun 2016 ini PAD (Pendapatan Asli Daerah) Kota Sagu menurun lebih kurang Rp6,29 miliar.

Berdasarkan data yang dihimpun GoRiau, Jumat (28/11/2014) malam APBD murni tahun 2015 Kepulauan Meranti disahkan. Dimana, waktu itu pendapatan (murni, red) sebesar Rp1.258.688.433.047. Dengan rincian PAD Rp61.464.548.474, dana perimbangan Rp1.065.740.802.217, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah Rp131.483.082.356.

Setelah perubahan (APBD-P 2015) yang disahkan, Kamis (8/10/2015) pendapatan menjadi Rp1.147.386.087.435, dengan rincian PAD Rp63.343.103.611, dana perimbangan Rp821.653.985.029, dan lain pendapaan daerah yang sah sebesar Rp262.388.998.795.

Sementara di tahun 2016, terjadi penurunan jika dibandingkan tahun lalu. Dimana pendapatan tahun 2016 sebesar Rp1.363.718.086.015, dengan rincian PAD Rp57.046.009.475, dana perimbangan Rp978.895.712.496, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah Rp327.776.364.044.

Dilihat dari APBD tahun 2015, belanja daerah Rp1.667.125.100.000, dengan rincian belanja langsung Rp1.029.670.401.700 dan belanja tidak langsung Rp637.454.698.300. Setelah perubahan belanja daerah menjadi Rp1.461.218.438.283 dengan rincian belanja langsung Rp626.336.177.941 dan belanja tidak langsung Rp834.882.260.342.

Sedangkan belanja daerah tahun 2016 sebesar Rp1.478.169.400.877, dengan rincian belanja tidak langsung sebesar Rp515.464.776.926, dan belanja langsung sebesar Rp962.704.623.951.

Sementara itu, pembiayaan tahun 2015 terdiri dari penerimaan sebesar Rp435.416.600.000 bersumber dari sisa lebih penghitungan anggaran tahun anggaran sebelumnya. Untuk pengeluaran 2015 sebesar Rp10.000.000.000, setelah perubahan menjadi (pembiayaan yang terdiri dari penerimaan sebesar) Rp340.812.283.895 yang bersumber dari silpa tahun anggaran sebelumnya Rp10 miliar.

Sedangkan pembiayaan daerah dari penerimaan APBD 2016 ini sebesar Rp143.000.000.000. Pembiayaan ini berasal dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun anggaran sebelumnya, sedangkan sisa lebih pembiayaan anggarantahun berkenaan Rp28.548.685.138. ***