JAKARTA - Paketan nasi untuk orang-orang yang tengah diisolasi di Wisma Atlet, Kemayoran, diletakkan di lantai. Orang-orang yang hendak mengambil makanan, tampak tak menjaga jarak fisik.

Ini memicu keprihatinan warga yang tengah diisolasi. "Social Dintance sebatas jargon. Makanan diletakkan begitu saja di lantai. Orang berkerumun untuk mengambil,".

Demikian komentar salah satu anak buah kapal (ABK) yang tengah diisolasi di Wisma Atlet. Hal Ia sampaikan kepada GoNews.co, Rabu (20/5/2020).

Keprihatinannya tidak hanya soal physical distancing, Ia juga mengaku kesulitan untuk mandi di Wisma Atlet.

"Dari tanggal 18 (Mei 2020) aku tiba, belum mandi aku, nggak ada air," keluh dia.

Sebelumnya diberitakan, sekira 300 orang Warga Negara Indonesia (WNI) tiba di Wisma Atlet, Jakarta, pada Senin (18/5/2020) malam. Semuanya, disebut berasal dari Jerman.

Pantauan GoNews.co di lokasi saat itu, ratusan WNI itu tiba dengan 5 unit bus besar dari Bandara

"Dari Jerman. 300 orang. Semua (dari Jerman)" kata salah seorang dari kerumunan orang yang baru tiba itu ketika berbincang dengan GoNews.co.

Sementara itu, perwakilan BNPB dan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 belum memberi keterangan saat dikonfirmasi terkait kedatangan para WNI ini.

Mundur lebih jauh, dalam RDP dengan Komisi VIII DPR RI selasa, pekan lalu, BNPB menyebut upaya kepulangan WNI yang masih ada di luar negeri memang menjadi hal yang mesti diantisipasi dengan baik. Upaya tracing dan testing, diharap berjalan maksimal. Jumlah WNI yang disebut belum pulang saat itu adalah, 448 WNI dan 9. 627 ABK WNI.

Saat-saat ini, publik Indonesia memang telah diramaikan dengan wacana pelonggaran PSBB dan New Normal ataupun The New Start. Beriring, wacana penerapan herd immunity juga mencuat.***