PEKANBARU – Riau menarget mampu masuk 10 besar pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh - Sumut yang akan dilaksanakan pada September 2024 mendatang. Untuk tetap bercokol di 10 besar peraih medali, Riau ditargetkan mampu mengumpulkan 25 medali emas dari seluruh cabang olahraga yang diikutinya.

Ketua Umum KONI Riau, Iskandar Hoesin usai pembukaan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov), Kamis (25/7/2024) mengatakan, untuk mencapai target 25 emas itu, Riau harus mewaspadai atlet tuan rumah Aceh dan Sumut.

‘’Kita harus mewaspadai Aceh dan Sumut kalau ingin meraih top 1 Sumatera. Karena yang namanya tuan rumah pasti persiapannya tidak main-main,” katanya saat diwawancarai awak media.

Iskandar berharap, Riau dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya pada PON XXI Aceh-Sumut 2024 nanti.

“Tapi apapun hasilnya nanti, yang penting atlet kita dapat melakukannya dengan maksimal. Kita punya target tapi kita tidak mungkin memaksa mereka,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II KONI Pusat, Mayjen Soedarmo yang hadir saat Rakerprov KONI Riau mengapresiasi kontribusi atlet Riau pada event nasional maupun internasional.

“Riau selalu meraih medali baik itu emas, perak, maupun perunggu. Terimakasih atas kontribusinya,’’ katanya saat memberikan kata sambutan pada acara pembukaan Rapat Kerja KONI Riau, di Hotel Mutiara Merdeka, Kamis, (25/7/2024).

Terkait harapan Riau untuk masuk 10 besar PON, dirinya yakin Riau akan mampu mencapainya.

“Waktu PON Jawa Barat, Riau di peringkat 7, di PON Papua peringkat 8, mudah-mudahan di PON Aceh Sumut target 10 besar tercapai,’’ harapnya.

Pada kesempatan itu, Mayjen Soedarmo juga berterima kasih kepada Provinsi Riau karena telah bersedia menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) XI Sumatera 2023.

“Kami juga ingin mengucapkan terimakasih karena Riau telah bersedia menjadi tuan rumah Porwil XI 2023. Karena sebelumnya, provinsi Aceh keberatan untuk dilaksanakannya Porwil, jadi kami cari provinsi yang mau gantiin Aceh. Ternyata Riau mau gantiin Provinsi Aceh,” ujarnya. ***