SELATPANJANG - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Republik Indonesia berencana akan membangun jaringan kabel serat optik telekomunikasi di sepanjang pesisir Selat Malaka. Pembangunan yang melalui Provinsi Riau hingga Kepulauan Riau (Kepri) itu melintasi Kabupaten Kepulauan Meranti.

Informasi ini disampaikan Kabid Kominfo Dishub Kepulauan Meranti Syaiful Ikram, ketika dihubungi GoRiau, Kamis (16/6/2016) siang. Kata Syaiful, Rabu (15/6/2016) lalu, Menkominfo Rudiantara telah menggelar sosialisasi pembangunan jaringan Palapa Ring Barat itu di Kantor Walikota Batam, Batam Center.

"Kalau jaringan yang melalui Riau-Kepri-Kalbar itu disebut proyek palapa ring Barat," kata Syaiful.

Kata Syaiful lagi, menurut Menkominfo kemarin, proyek palapa ring ini akan dibagi tiga wilayah yakni barat, tengah dan timur. Khusus di wilayah Barat, tambah Syaiful, pembangunan proyek dilaksanakan PT Palapa Ring Barat. Untuk wilayah Riau-Kepri-Kalbar pembangunan jaringan kabel serat optik dilakukan baik di darat dan di dasar laut sehinga jaringan interkoneksinya membentuk cincin (ring). Proyek bernilai sekitar 3,5 triliun rupiah ini akan menghubungkan jaringan di kabupaten/kota mulai Dumai, Bengkalis, Siak, Tebingtinggi (Kepulauan Meranti), Tangjungbalai Karimun, Tanjung Bembam (Batam), Tarempa (Anambas), Ranai (Natuna) dan Singkawang (Kalimantan Barat).

"Menurut Menteri, proyek palapa ring ini salah satu proyek strategis nasional yang bertujuan memeratakan dan meningkatkan jangkauan broadband di seluruh tanah air. Total panjang untuk paket barat ini mencapai 2.000 kilometer," ujar Syaiful.

Kata Syaiful lagi, kalau proyek itu selesai tahun 2017 mendatang, maka internet akan mudah diakses masyarakat Meranti dari desa mana saja. Selain itu, akses internya juga dengan kapasitas tinggi. "Tak hanya mudah, tetapi juga besar kapasitasnya, 100 Gbps," jelas Syaiful Ikram. ***