
BAGANSIAPIAPI - Helat Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kabupaten Rokan Hilir tinggal menghitung hari. Berbagai kecamatan di Rohil sudah mulai mempersiapkan peserta, untuk mengikuti berbagai ajang kompetensi diperayaan MTQ ke 13 Rohil.
Langkah pemerintah yang menekankan kepada masing-masing kecamatan untuk memberdayakan peserta putera daerah mendapat apresiasi tinggi dari wakil Ketua DPRD Rohil Drs H Syafruddin MM.
Dengan adanya aturan ketat itu katanya akan menjadi langkah baik untuk memunculkan kafilah dari daerah sendiri. ''Peraturan yang sudah disepakati untuk mengontrol ketat penerimaan kafilah sebagai peserta harus dijalankan dengan baik. Karena nanti akan memunculkan kafilah terbaik untuk daerah kita,'' kata Syafruddin pada hari Selasa (5/4/2016)
Dari pengalaman helat MTQ beberapa tahun yang lalu, banyak kafilah yang menjadi peserta diambil dari luar Rohil. Sehingga pemberdayaan sumber daya manusia dari putera daerah sendiri jadi tidak mustahil.
Ketatnya persaingan dan nama baik kecamatan yang bisa menggondol piala kemenangan, menjadi motivasi utama pihak kecamatan mengambil peserta dari luar Rohil.
Walaupun menang dan mendapat piala, manfaat peserta tersebut juga tidak bisa diberdayakan di daerah tersebut, dikarenakan peserta tersebut dari luar Rohil. ''Jadi kita perlu menyekolahkan anak kita di sekolah agama seperti pesantren, agar kita tidak mengambil peserta dari luar Rohil, tambahnya.
Selain piala kemenangan, panitia MTQ menawarkan doorprize lainnya. Seperti Umroh, jika umroh diambil oleh orang lain tentu sangat miris sekali''.
''Jadi mulailah memberdayakan putera terbaik kita. Ini namanya kaderisasi yang berkelanjutan. Jika setiap kompetisi kita memakai orang luar, artinya kita menyepelekan putera daerah. Hal ini tentunya akan membuat mental juang putera daerah tersingkirkan,'' imbuhnya. (Adv/DPRD)