
SIAK - Suasana lengang di lintasan bebas hambatan mendadak berubah menjadi tragedi memilukan. Sebuah perjalanan yang mengangkut sembilan penumpang menuju wilayah pesisir Riau berakhir tragis setelah kendaraan yang mereka tumpangi menghantam keras bagian belakang truk pengangkut material, Sabtu (6/6/2026).
Insiden maut ini terjadi di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai (Permai) tepatnya di KM 46+200 Jalur A, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, sekitar pukul 04.30 WIB. Sebanyak lima nyawa melayang akibat benturan kecepatan tinggi tersebut.
Peristiwa nahas ini bermula saat mobil angkutan travel jenis Toyota Hiace dengan nomor polisi BH 7013 RU membelah kegelapan fajar. Kendaraan melaju dari arah ibu kota provinsi menuju Kota Dumai dengan menyusuri lajur kiri.
Kasat PJR Ditlantas Polda Riau, AKBP Eko Baskara menguraikan bahwa kendaraan tersebut bergerak tanpa kendala sebelum memasuki area kilometer 46. Namun, petaka datang dalam hitungan detik ketika sang pengemudi, Roka Munanda (30), diduga kuat kehilangan kesadaran sesaat.
"Sesampainya di KM 46+200 Jalur A Tol Pekanbaru-Dumai, diduga kuat pengemudi Toyota Hiace mengalami microsleep atau tertidur sesaat. Akibatnya, kendaraan hilang kendali dan langsung menabrak bagian belakang dump truck Hino yang sedang bergerak konstan di depannya," terang AKBP Eko Baskara.
Hantaman keras tidak dapat dihindari. Kondisi bagian depan Hiace remuk seketika, menjebak para penumpang di dalamnya. Empat orang dinyatakan meninggal dunia langsung di lokasi kejadian akibat cedera fatal.
Identitas korban yang tutup usia di tempat kejadian meliputi:
Satu korban lainnya, Rasmida (57), sempat dievakuasi dalam kondisi kritis ke Klinik Kasih Ibu Kandis. Namun, tim medis menyatakan nyawanya tidak tertolong setelah beberapa saat mendapatkan penanganan darurat.
Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menegaskan bahwa proses evakuasi menjadi fokus utama personel di lapangan. Lima penumpang lain yang berhasil selamat segera dirujuk ke sejumlah rumah sakit di Pekanbaru untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan.
"Petugas langsung bergerak cepat mengamankan tempat kejadian perkara, mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan, serta berkoordinasi dengan pihak medis," papar Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika. ***