
PEKANBARU - Seorang pria berinisial N dan teman wanitanya nyaris saja celaka setelah melakukan aksi nekat demi meloloskan diri dari razia yang digelar jajaran Satreskrim Polresta Pekanbaru, Riau pada Jumat (29/12/2017) dini hari.
Saat itu pria bertato tersebut sedang berada di kamar Wisma SMR Tanjung Rhu bersama teman wanitanya, di mana wisma tersebut menjadi salah satu target razia aparat berwajib. Begitu polisi hendak memeriksa kamarnya, N sempat melakukan perlawanan dengan menahan pintu.
Disaat bersamaan, teman wanitanya ternyata berupaya kabur lewat jendela kamar, yang berada di lantai tiga penginapan tersebut. Berkat upaya pihak berwajib, kamar tersebut akhirnya dapat diakses masuk. Begitu sudah di dalam, keduanya sudah tidak ada lagi di kamar.
Bergegas polisi memeriksanya. Usut punya usut, pasangan tersebut ternyata melarikan diri lewat jendela. Pengejaran tidak berhenti sampai di sana, dan aparat akhirnya berhasil menemukan keduanya. Untung saja pencarian cepat dilakukan, jika tidak mereka pasti sudah lolos.
PJS Wakasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Syahrizal mengungkapkan, si pria berinisial N tersebut diduga terlibat kriminalitas. Memastikan itu, Polresta Pekanbaru langsung berkoordinasi dengan Polsek-polsek lainnya, apakah lelaki itu masuk DPO (Daftar Pencarian Orang, red) atau bukan.
"Kita share dengan rekan-rekan dijajaran Polsek, kalau ada DPO-nya. Saat di kamar, yang bersangkutan bersama dengan teman wanitanya. Sempat menutup pintu ketika anggota hendak menggeledah dan berupaya lari lewat jendela, namun bisa kita amankan," ungkap PJS Wakasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Syahrizal.
Selain mengamankan keduanya, polisi juga menemukan sebungkus kecil diduga Sabu-sabu dari N di kamar tempatnya menginap. Barang haram tersebut didapati setelah pihak berwajib menggeledah kamar Wisma. "Sudah kita mintai keterangan N ini untuk penyelidikan lebih lanjut," sambungnya.
Selain pasangan ini, razia polisi di Wisma SMR juga mengamankan empat pria serta seorang wanita. Jika ditotal, ada tujuh orang yang dibawa jajaran Polresta Pekanbaru (Termasuk N dan teman wanitanya) dalam operasi dengan sasaran premanisme tersebut.
Diberitakan sebelumnya, selain Wisma SMR, polisi juga melakukan pemeriksaan serupa di Hotel Intan Jalan Tuanku Tambusai serta Hotel Holiday. Dalam razia yang berlangsung hingga Jumat dini hari itu, setidaknya ada 43 orang terjaring.
Yang membuatnya miris, 14 orang diantaranya masih berusia di bawah umur. Menindak lanjutinya, kepolisian ahkirnya menghubungi pihak keluarga untuk membuat surat pernyataan. ***