TANGERANG - Sekjen Pengurus Pusat (PP) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PP Pertina), Warta Ginting mendukung penuh program Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Bahkan, dia juga setuju keberadaan tim review dan paradigma baru olahraga Indonesia yang memberangkatkan atlet berdasarkan track record.

“Saya setuju dengan adanya tim review itu, atlet-atlet yang diberangkatkan adalah yang betul-betul punya kans meraih medali,” kata Ginting di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (24/5/2022).

Menurutnya, kehadiran tim review yang diketuai Prof Moch. Asmawi sangat efektif. Sebab, kontingen Indonesia yang berkekuatan 499 atlet dari 32 cabang olahraga sukses finis di peringkat tiga dengan mengoleksi 69 medali emas, 92 perak, dan 80 perunggu.

“Tentu hasil ini sangat baik. Tim review sudah melaksanakan tugasnya dengan tanggung jawab yang luar biasa. Atlet pun memacu prestasinya, dan berharap bisa lebih baik untuk SEA Games selanjutnya,” ujar Ginting.

Lebih lanjut, Ginting berharap tinju Indonesia bisa masuk cabang olahraga prioritas dalam Desain Besar Olahraga Nasional. Mengingat, kata dia, tinju mampu membuktikan dengan membawa pulang satu medali emas, tiga perak, dan satu perunggu pada SEA Games 2021 Vietnam.

Dia bilang, prestasi ini membuat bangga jajaran pengurus serta penggemar tinju di Tanah Air. Hasil ini disebutnya merupakan buah dari latihan dan kerja keras dari para atlet.

“Kami puas karena perjuangan atlet cukup panjang untuk bisa meraih medali. Namun demikian, kami akan tetap melakukan evaluasi demi meningkatkan prestasi,” jelas Ginting

“Mudah-mudahan dengan capaian tersebut, tinju masuk dalam cabang olahraga unggulan. Kami akan terus berusaha untuk itu dan siap memberikan prestasi dalam kejuaraan-kejuaraan berikutnya,” pungkas Ginting. ***