
DURI - Semangat Patriotisme dan nasionalisme merupakan harga mati. Oleh karena itu menambah pengetahuan tentang nilai-nilai luhur budaya bangsa adalah juga salah satu upaya nyata dalam mengisi kemerdekaan, sehingga nilai-nilai perjuangan tidak akan pernah pudar dari dalam diri. Dengan demikian bangsa ini tidak akan mudah terpecah-pecah, tidak mudah terhasut konflik-konflik yang merugikan semua.
Hal ini dikatakan Daramil 04/Mandau, Kapten Inf Y Mendrofa saat mengisi materi di acara Penyuluhan Pendidikan Wawasan Kebangsaan kepada masyarakat Kecamatan Mandau, di Gedung Bathin Betuah Kantor Camat Mandau, Senin (16/5/2016)kepada GoRiau.com.
Kemudian lanjut Danramil 04/Mandau, perkembangan dan perjalanan bangsa dewasa ini dirasakan cukup berat, beban negara dalam menghadapi berbagai persoalan baik politik, ekonomi maupun aspek sosial lainnya, terlebih lagi dalam menghadapi berbagai bentuk tantangan dan ancaman terhadap keutuhan wilayah kedaulatan NKRI yang pada mulanya hanya bersifat fisik.
Akan tetapi saat ini sudah berkembang menjadi multi dimensi yang bersumber dari permasalahan ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, agama maupun keamanan. Seperti narkoba, teroris, imigran gelap dan munculnya faham radikalisme seperti aliran Gafatar, ISIS, dan aliran keagamaan yang menyimpang dari ajaran agama serta waspadai kebangkitan kembali Komunis yang bertentangan dengan Ideologi Pancasila.
Terlebih lagi berkembangnya arus global dan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) yang juga bisa mengubah tatanan kehidupan masyarakat, sehingga mudah terpengaruh ajakan-ajakan yang menyesatkan.
Oleh karena itu, Wawasan kebangsaan sangat diperlukan sebagai upaya pembinaan karakter dan jati diri bangsa guna meningkatkan semangat kebangsaan, sehingga bangsa Indonesia bisa mengatasi berbagai permasalahan kebangsaan yang dihadapi termasuk yang paling berat yaitu ancaman disintegrasi bangsa.
"Wawasan kebangsaan dengan ketahanan bangsa harus selaras sehingga mampu mempersiapkan dan mengantisipasi ancaman, hambatan dan tantangan serta menyikapi berbagai permasalahan secara cermat dan komprehensif bagi keutuhan NKRI," jelas Danramil 04/Mandau, sebagai pemateri dalam kegiatan yang ditaja Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bengkalis.***