
PANGKALANKERINCI, GORIAU.COM - Dana Bagi Hasil (DBH) Minyak dan Gas (Migas) bagi Kabupaten Pelalawan di tahun 2015 berkurang sebesar Rp 200 milyar atau setara dengan 50 persen dari tahun sebelumnya. Berkurangnya DBH Migas bagi Pelalawan merupakan dampak dari merosotnya harga minyak dunia.
Menurut Bupati Pelalawan, HM Harris, menurunnya penerimaan DBH tersebut memaksa Pemkab Pelalawan untuk menyesuaikan dengan realisasi APBD tahun 2015 ini.
"DBH kita berkurang sebesar Rp 200 miliar, atau separuhnya. Ini merupakan dampak turunya harga minyak dunia," terangnya kemarin.
Untuk itu, sebagai dampak dari pengurangan DBH ini, dikatakan Bupati Harris, harus dilakukan pemangkasan terhadap anggaran yang sudah ada di APBD 2015.
"Tentu harus ada upaya penghematan. Kita seleksi, kegiatan-kegiatan apa saja yang bisa kita pangkas," tukasnya.(***)