BENGKALIS, GORIAU.COM Kebakaran hebat yang melanda Dusun Kanjau Desa Kelemantan Barat menyisakan kesedihan bagi sejumlah warga. Sebagian mereka, terutama petani karet, kehilangan mata pencaharian karena api telah meluluhlantakkan puluhan hektar perkebunan karet mereka.

Penjabat Kepala Desa Kelemantan Barat, Bambang Sugiarto dihubungi, Jumat (7/2) mengatakan, sejauh ini belum diketahui secara pasti berapa kepala keluarga (KK) yang kehilangan mata pencarian. Melihat kondisi di lapangan, dimana banyak kebun karet warga yang terbakar, diperkirakan jumlah warga yang menjadi korban kebakaran tidak sedikit.

"Sebetulnya bukan hanya kebun karet, banyak lagi kebun warga lainnya yang habis musnah pada peristiwa kebakaran di Kanjau tersebut," kataBambang.

Sampai saat ini kebakaran lahan perkebunan di Dusun Kanjau belum berhasil dipadamkan. Tim pemadam kebakaran di lapangan dengan dibantu Masyarakat Peduli Api (MPA) berusaha untuk melokalisir agar kebakaran tidak semakin meluas. Sementara itu, dampak kebakaran yangcukup hebat tersebut membuat jalan utama keluar masuk desa pemekaran Kelemantan itu tertutup kabut asap.

Bambang mengatakan, kabut asap yang menutupi jalan cukup tebal sehingga menyulitkan warga untuk melintas. Bahkan, tidak sedikit yang merasa sesak dan berharap ada bantuan masker dari Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

"Perminta bantuan masker sudah kita sampaikan dan informasi terakhir sudah ada bantuan masker. Kita sangat berharap sekali kebakaran ini bisa secepatnya padam sebelum menimbulkan dampak yang begitu luas," ujarnya.(jfk)