SELATPANJANG, GORIAU.COM - Warga Mengkikip, Kepulauan Meranti merasa mendapat rejeki nomplok. Pasalnya, hiu yang tersangkut di jaring warga, langsung dipotong dan dagingnya langsung dibagikan secara gratis.

Kaharuddin, warga Desa Mengkikip menceritakan, begitu mendengar adanya hiu tertangkap, warga beramai-ramai mendatangi pantai, ternyata hiu itu sudah dipotong bersama-sama oleh warga dan daging diambil oleh warga untuk dimasak, digulai maupun digoreng.

''Ini rezeki satu kampung. Apalagi ini baru pertama kali terjadi, jarang hiu masuk ke Selat Lalang,'' ujarnya.

Diceritakan, ikan hiu itu berwarna kuning tersebut, besar kemungkinan dia tersesat, hingga sampai ke perairan Selat Lalang yang hampir mendekati pelabuhan perusahaan HTI di Futong.

“Ini baru pertama kali terjadi, bahkan cerita-cerita warga kampung yang sudah puluhan tahun tinggal di sini belum pernah melihat ikan Hiu, apalagi dengan ukuran sebesar itu,”sebut Kahar.

Untuk makan atau kenduri satu kampung ikan itu juga masih berlebih. Hampir semua rumah di Desa Mengkikip hari itu memasak ikan Hiu. Ada yang mengatakan, kejadian itu untuk memberikan ikan bagi warga desa yang rata-rata jarang makan daging ikan Hiu tersebut.

Sementara masyarakat lainnya juga menyebutkan, kehadiran ikan Hiu itu menjadi pertanda bagi masyarakat bahwa ternyata di perairan tersebut sudah ada ikan predator yang cukup ganas itu. (kpt)