PEKANBARU – Hingga saat ini PSPS Riau baru merekrut 8 orang pemain untuk mengisi skuadnya yang akan bertarung di kompetisi Liga 2 Indonesia.

Kedelapan pemain ini adalah Afiful Huda, Yudhi Adhitya, Firman Septian, Muhammad Mukhlis, Munhar, Anindito Wahyu Erminarno dan juga Dian Agus Prasetyo.

Melihat hal ini supporter PSPS Riau, Curva Nord 1955 belum melihat manajemen mampu mendatangkan pemain bagus. Sementara disisi lainnya tim-tim lain juga tengah disibukkan dengan perburuan pemain.

"Takutnya stok pemain bagus itu semakin berkurang," kata Old Ultras Curva Nord 1955, Dolly San David, Sabtu (11/6/2022).

Untuk di musim ini manajemen PSPS Riau setidaknya menyiapkan dana sekitar Rp 15 milyar, dengan anggaran yang tergolong besar itu tidak hanya untuk belanja atau menggaji pemain dan staf saja. Melainkan kucuran anggaran tersebut juga bakal digunakan untuk biaya operasional PSPS Riau selama musim ini.

Dolly mengakui Curva Nord 1955 paham bahwa tim yang baik bukan tim yang mampu mendatangkan pemain bintang dengan kucuran uang yang ada, tapi uang yang dipakai harus bisa serealistis mungkin dan juga dengan target semaksimal mungkin.

"Hari ini kami (Curva Nord) sedang menunggu manajemen untuk lebih sungguh-sungguh mencari pemain dan harus sesuai dengan kebutuhan tim. Namun dengan catatan tidak menihilkan putra daerah yang ada di PSPS," jelasnya.

Dengan catatan, lanjut Dolly jika ada putra daerah Riau yang sudah berkelana di tim-tim besar Liga Indonesia namun kemampuannya sama dengan putra daerah yang masih bermain di Riau, manajemen lebih baik merekrut putra Riau yang masih bermain di Riau.

"Sampai detik ini suporter menunggu dan mendukung manajemen," ucapnya.

Namun jika pemain yang dibawa oleh manajemen menjadi tanda-tanda target Liga 1 musim depan hanya mimpi, supporter pasti akan melayangkan kritik.

"Kami pasti akan mengkritik manajemen dengan cara elegan," tutupnya. ***