PEKANBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprakirakan kondisi cuaca di Provinsi Riau Selasa (13/1/2026) didominasi udara kabur hingga berawan. Potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah sejak pagi hingga dini hari.

Pada pagi hari, sebagian besar wilayah Riau diselimuti udara kabur hingga berawan. Berdasarkan pantauan citra radar cuaca, hujan ringan terdeteksi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Kampar.

Memasuki siang hingga sore hari, cuaca cerah berawan hingga berawan masih mendominasi. Meski demikian, hujan ringan hingga sedang diprakirakan turun di Kabupaten Kampar, Rokan Hulu, Kuantan Singingi, Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, serta Kota Dumai.

Pada malam hari, potensi hujan ringan hingga sedang masih berlanjut di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Kampar, Pelalawan, Kuantan Singingi, dan Indragiri Hulu. Sementara dini hari, hujan ringan masih berpeluang terjadi di Kabupaten Rokan Hulu, Kampar, Kuantan Singingi, Indragiri Hulu, Bengkalis, Siak, hingga Kota Pekanbaru.

Forecaster On Duty BMKG Riau, Bella R. Adelia, mengimbau masyarakat agar mewaspadai perubahan cuaca yang berpotensi mengganggu aktivitas harian.

“BMKG mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, khususnya di wilayah Kabupaten Kampar dan Kabupaten Rokan Hulu pada siang, sore, hingga malam hari,” ujarnya.

BMKG mencatat suhu udara di Provinsi Riau berada pada kisaran 23 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembapan udara antara 55 hingga 98 persen. Angin bertiup dari arah barat laut hingga timur laut dengan kecepatan 10 sampai 30 kilometer per jam.

Untuk kondisi perairan, tinggi gelombang laut di wilayah perairan Provinsi Riau diprakirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter atau dalam kategori rendah.

“Meski demikian, nelayan dan pengguna transportasi laut tetap diimbau memperhatikan perkembangan cuaca terkini,” ungkapnya.

Sementara itu, pemantauan titik panas hingga pukul 23.00 WIB mencatat total 53 hotspot di wilayah Sumatera. Sebaran titik panas terbanyak berada di Provinsi Jambi dengan 15 titik, disusul Bengkulu 11 titik, Aceh 9 titik, Sumatera Utara 6 titik, Sumatera Barat 4 titik, Lampung 3 titik, Sumatera Selatan 2 titik, serta Provinsi Riau sebanyak 3 titik panas.

“Provinsi Riau terdeteksi tiga titik panas yang masing-masing berada di Kota Dumai, Kabupaten Kepulauan Meranti, dan Kabupaten Rokan Hilir,” jelasnya. ***