PANGKALANKERINCI – Pemerintah terus mengupayakan vaksinasi hewan ternak yang rentan pada penyakit mulut dan kuku (PMK), khususnya pada sapi.

Data terbaru, sudah ada 3.490 hewan dilakukan vaksinasi agar terhindar dari dampak serius wabah PMK.

Percepatan vaksinasi oleh diharapkan dapat segera bisa menekan penyebaran wabah PMK. Dosis pertama maupun kedua atau booster sudah dilakukan.

"Data per 4 September, sudah 3.940 dosis vaksin PMK disuntikkan kepada hewan ternak," terang Kepala Dinas Perkebuman dan Peternakan (Disbunak) Kabupaten Pelalawan, Akhtar, SE kepada GoRiau.com, Selasa (6/9/2022).

Dijelaskannya, untuk suntikan dosis pertama sebanyak 2.895, sedangkan untuk dosis kedua sebanyak 595 dosis. Vaksin PMK disuntikkan kepada hewan ternak sapi.

Kasus terbaru PMK di Kabupaten Pelalawan terus bertambah. Data terbaru, tercatat ada 323 hewan ternak sapi yang terpapar virus PMK.

Selain kasus penyakit PMK terhadap hewan ternak sapi yang bertambah, juga turut diimbangi dengan angka kesembuhan.

“Angka kesembuhan mengalami peningkatan kini berjumlah 197 ekor ternak sapi yang sembuh. Ternak sapi mati 2 ekor dan yang disembelih atau potong paksa 3 ekor," pungkas Akhtar.***