PEKANBARU - Mengantisipasi ancaman kecelakaan lalu lintas akibat pengemudi mengantuk, PT Hutama Karya bersama Petugas PJR Polda Riau dan Satlantas Polres Siak menggelar Operasi Mikrosleep di KM 45 Tol Pekanbaru-Dumai, Sabtu (13/6/2026) dini hari.

Langkah pencegahan ekstra ini diambil untuk merespons rentetan insiden kecelakaan beruntun yang sempat terjadi di ruas jalan bebas hambatan tersebut. Sebanyak 30 personel gabungan turun langsung mencegat dan mengecek kondisi fisik para pengendara yang melintas di tengah malam.

"Malam ini kita melakukan operasi mikrosleep, dimana ini merupakan salah satu upaya PT Hutama Karya sebagai pengelola jalan tol untuk menekan angka kecelakaan yang terjadi di jalan bebas hambatan," kata Section Head Operasi Regional Sumbagteng PT Hutama Karya, Yoni Satyo.

Petugas di lapangan tidak sekadar memberhentikan laju kendaraan. Mereka mengajak para sopir berdialog singkat untuk mengukur tingkat konsentrasi serta mendeteksi tanda-tanda kelelahan setelah menempuh perjalanan jauh.

"Pada operasi mikrosleep ini kami mengajukan sejumlah pertanyaan kepada pengendara sebagai survei, apakah mereka masih fit atau sudah dalam kondisi lelah saat berkendara," jelasnya.

Menariknya, para pengendara yang terindikasi mulai kehilangan fokus tidak diberikan sanksi tilang. Petugas justru memberikan fasilitas penyegar secara gratis agar pengemudi bisa kembali menyetir dengan aman.

"Kami juga menyediakan snack dan kopi agar pengendara tidak mengantuk saat melanjutkan perjalanan," tambahnya.

Selain fokus pada kebugaran fisik manusia, operasi gabungan ini juga menyisir kelayakan teknis kendaraan melalui Operasi Lampu Belakang. Tindakan ini menyasar kendaraan bermuatan yang kerap minim penerangan sehingga membahayakan pengguna jalan lain dari arah belakang.

"Kami melakukan pengecekan terhadap lampu kendaraan, baik lampu depan maupun belakang. Semua kendaraan wajib memiliki penerangan yang baik demi keselamatan bersama," tegas Yoni. ***