
TEMBILAHAN- Meskipun bukan menjadi kecamatan penyumbang titik api terbanyak pada setiap terjadinya kebakaran lahan dan hutan, namun Kecamatan Kateman, Inhil, Riau rutin melakukan sosialisasi kepada masyarakat.
Tidak hanya rutin melaksanakan sosialisasi, MPA (Masyarakat Peduli Api) pun telah diaktifkan, dimana setiap desa dan kelurahan terdiri dari 10 orang.
''Kita rutin melaksanakan sosialisasi, dua bulan hingga tiga bulan sekali,'' jelas Kapolsek Kateman, Kompol Asmar kepada GoRiau.com, Jumat (4/6/2016).
Sementara itu, meskipun telah memiliki MPA di setiap desa dan kelurahan, namun dikatakan, baru Desa Kuala Selat yang mendapatkan bantuan satu unit mesin robin.
''Peralatan sudah ada, namun untuk mesin robin, baru satu desa yang dapat,'' sebut Kapolsek.
Camat Kateman, Marlis Syarif menambahkan dengan telah dilaksanakan secara rutin kegiatan sosialisasi dan pembentukan MPA tidak lepas dari kerjasama semua pihak, seperti pihak kepolisian, TNI dan kecamatan itu sendiri.
''Kita terus berupaya agar tidak ada titik api di Kecamatan Kateman, sesuai dengan perintah Presiden RI,'' tukas Marlis Syarif.(*/ayu)