SELATPANJANG - Ketua Umum FPTI Meranti Hardiyanto menyampaikan harapan, dengan prestasi yang berhasil diukir atlet panjat tebing Kepulauan Meranti tersebut bisa menjadi pertimbangan bagi pemangku kebijakan di daerah untuk memberi perhatian lebih. Sebab, cabor panjat tebing di Kota Sagu ini sangat menjanjikan bisa mengumpul medali.

Hal itu sebagaimana disampaikan Hariyanto ketika ditemui di Selatpanjang, Selasa (31/5/2016). Disampaikan Hardiyanto, harapan itu mereka sampaikan ke pemangku kebijakan di daerah baik itu Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) maupun Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) untuk memberi perhatian lebih.

Kata Hardiyanto, yang paling mendesak bagi FPTI Kepulauan Meranti saat ini adalah sarana pendukung (latihan, red) untuk menghadapi Porprov di Kampar tahun 2017 mendatang. "Kalau memang belum bisa membangun wall panjat tebing, kami minta diadakan dulu matras untuk safety latihan atlit kita," harap laki-laki yang akrab dipanggil Anto itu.

Ditempat terpisah, Kepala Disparpora Kepulauan Meranti, Ishak Izrai, mengaku bangga dengan prestasi yang berhasil direbut atlit panjat Kepulauan Meranti di Kejurda Riau 2016. Terkait kebutuhan FPTI terhadap sarana panjat tebing, dia mengaku akan terus memperjuangkannya. "Untuk matras latihan atlit itu, kita akan coba masukkan dalam anggaran perubahan tahun ini. Nanti buatkan rinciang anggarannya berapa, masukkan ke dinas," janji Ishak.

Sementara Ketua KONI Kepulauan Meranti, Asnan Mahadar, mengaku memberikan dukungan penuh kepada FPTI untuk terus meningkatkan prestasi di berbagai kejuaraan. Pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin memberikan perhatian ke seluruh cabang olahraga (Cabor), terutama Cabor yang berprestasi. "Dengan berbagai keterbatasan yang kita hadapi saat ini, KONI komitmen akan terus mendukung," tegas lelaki yang akrab disapa Ayah Nan ini. ***