PASIR PENGARAIAN, GORIAU.COM - Ratusan warga Rokanhulu asal suku Nias, ternyata belum memiliki identitas KTP, hal tersebut diungkapkan oleh ketua Ikatan Keluarga Nias Rokanhulu (IKNR) Arifsyah, Minggu (24/5/2015) di Ujungbatu.

"Kami warga Rokan Hulu asal Kabupaten Nias merasa sedih, diperlakukan seperti anak tiri, jangankan dapat beras jatah, KTP saja kami susah mengurusnya, dari lima belas ribu anggota kami yang tersebar di Rokan Hulu ini, masih ada lima ratusan warga kami yang tak memiliki KTP, bahkan sudah ada yang 10 tahun lebih mereka berdomisili di Rokanhulu ini,"ungkap Arifsyah kepada GoRiau.com, Minggu malam, (24/5/2015) saat melakukan rapat anggota di kediamanya.

Ironisnya, mereka (IKNR) selalu jadi rebutan disaat pilkada, baik itu Caleg ataupun Calon Bupati.

"Kami ini anak tiri yang selalu jadi rebutan mas, asal mau pemilu atau pilkada mereka para calon baik itu calon legislatif maupun calon Bupati, sibuk mendatangi kami, tapi setelah mereka duduk ya mas tau sendiri kami selalu ditinggalkan,"tambahnya

Ditanya soal alasan kenapa tidak mengurus KTP sendiri, Arifsyah mengatakan, dirinya sudah berusaha membantu anggotanya dalam mengurus KTP namun terkendala soal administrasi terutama surat pindah

"Kami sudah sering mengajukan permohonan ktp baik di Kelurahan, Kecamatan, namun mereka meminta kami agar membawa surat pindah, tapi kendala kami setelah kembali pulang ke Nias dan meminta data kami disana, sebagian sudah tidak ada karena hilang saat bencana stunami, dan alhasil kami pulang ke Rokan Hulu dengan tangan hampa,"ungkapnya.

Warga sangat berharap agar pemerintah memberikan kelonggaran dan mempermudah bagi mereka warga asal Nias yang sudah menetap di Rokan Hulu.

"Kita ingin menjadi warga yang baik, bisa mengikuti program apa saja yang dicanangkan oleh pemerintah, kami rata- rata adalah buruh disini mas, dan sebagian kami sudah punya rumah sendiri, mau pulang kekampung halaman sudah tidak punya apa-apa lagi disana, kami siap memilih siapa saja yang akan jadi calon Bupati Rokanhulu mendatang, asal nasib kami ini benar-benar diperhatikan," pungkasnya. (dnl)