
PEKANBARU - Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan MSi membuka secara resmi Diklat Prajabatan (LPj) golongan I, II dan III formasi CPNS honorer KII angkatan V Provinsi Riau di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (5/12/2016). Diklat LPj ini dilaksanakan di Gedung UPT Diklat Kepegawaian Provinsi Riau.
Dalam sambutannya, Drs H Irwan mengucapkan apresiasi kepada BKPP Kepulauan Meranti yang telah menggelar Diklat LPj ini. Menurutnya, apa yang telah dilakukan BKPP dalam menfasilitasi CPNS KII Kepulauan Meranti adalah syarat untuk memenuhi pengangkatan sebagai PNS 100.
Kata Irwan juga, LPj ini sangat penting. Sebab, jika tidak dilakukan LPj, maka para CPNS Honorer KII yang telah bertugas selama 2 tahun dapat kehilangan kesempatan untuk diangkat sebagai PNS. "Saya ucapkan apresiasi kepada BKPP Kabupaten Kepulauan Meranti atas terselenggaranya kegiatan ini, semoga dengan mengikuti LPj ini para CPNS dapat meningkatkan kompetensi ketika melaksanakan tugasnya di lapangan kelak," kata H Irwan.
H Irwan juga memberikan apresasi kepada para CPNS KII yang telah mengabdi selama puluhan tahun di Kepulauan Meranti. Khususnya para guru yang bertugas didaerah perbatasan, yang terpencil, dan tertinggal. Ia pun sempat mendoakan agar pengabdian guru selama ini dicatat sebagai pahala oleh Allah SWT.
Kemudian, kepada para CPNS yang mengikuti LPj, Bupati H Irwan berharap agar dapat mengikuti kuliah dari para Widya Swara dengan sebaik-baiknya. Nantinya, ilmu tersebut hendaknya dapat menjadi pendorong pemenuhan harapan publik, yang menginginkan peningkatan kinerja PNS melalui pelayanan prima.Â
"Saat ini banyaknya sorotan kepada PNS jadi kita harus makin berhati-hati dan bisa menyesuaikan diri. Jika dulunya jadi PNS identik dengan pekerjaan yang enak dan diidamkan, baju bagus, bau wangi. Kini sejak reformasi birokrasi PNS dituntut untuk menjadi manusia yang perfect, harus bisa memberikan pelayanan yang sempurna meski terkadang hakpun menjadi terabaikan, oleh karena itu jadilah PNS yang baik dan melayani," ujar H Irwan.
Ditambahkan Bupati, khusus kepada para CPNS Honorer KII yang sebagian besar bertugas sebagai guru, diminta untuk senantiasa meningkatkan profesionalisme agar kelak mampu menjadi pendidik yang baik. Lebih jauh dikatakan Bupati, kompleksitas permasalahan yang dialami aparatur pemerintahan sebagai konsekuensi atas perubahan dinamika lingkungan strategis, menuntut lahirnya aparat yang profesional, kreatif, inovatif, tangguh dan bermental pelayan. Banyak yang "bangga" dengan status PNS-nya, tetapi dengan kebanggaannya itu malah mengikis kesadaran PNS sebagai aparat pelayan masyarakat. Untuk itu Bupati meminta pemahaman yang keliru itu dapat dibuang jauh-jauh.
Sementara itu, pelaksanaan Diklat Kepala BKPP Meranti Drs Revirianto, mengatakan kegiatan ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2000 tentang Pendidikan dan Pelatihan Jabatan PNS. Yang mengamanatkan bahwa Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Prajabatan dilaksanakan untuk memberikan pengetahuan dalam rangka pembentukan wawasan kebangsaan, kepribadian dan etika PNS, di samping pengetahuan dasar tentang sistem penyelenggaraan pemerintahan negara, bidang tugas, dan budaya organisasi agar mampu melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai pelayan masyarakat.
Hadir dalam pembukaan LPj itu, Kepala UPT Diklat Kepegawaian Provinsi Riau R Saspi K, Para Widya Swara, Kabid Diklat Syafrizal, Kabid Mutasi Drs Agustia Widodo, serta 238 CPNS Honorer KII Kabupaten Meranti yang mengikuti Diklat.
Diklat LPj yang diikuti oleh 238 CPNS (sebagian besar tenaga guru, red) terdiri dari 7 orang golongan satu, 201 orang golongan dua, dan 30 orang golongan tiga berlangsung selama 1 minggu. LPj ini dibagi dalam dua gelombang, yaitu gelombang pertama diikuti 119 CPNS yang dimulai tanggal 5 hingga 13 Desember 2016. Sementara gelombang kedua dimulai tanggal 14 Desember 2016 sampai selesai.
Kegiatan ini dalam rangka memberikan pengetahuan pembentukan wawasan kebangsaan, kepribadian dan etika PNS, serta pengetahuan dasar tentang sistem penyelenggaraan pemerintahan negara, bidang tugas, dan budaya organisasi agar mampu melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai pelayan masyarakat itu, dipusatkan. (Rilis Humas Meranti) #Semua Berita Kep Meranti, Klik di Sini