
PEKANBARU – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau menggelar Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2022. Kegiatan ini digelar di Mall SKA Pekanbaru, Sabtu (08/10/2022).
Pemerintah Provinsi Riau, diwakili oleh Asisten II Setdaprov Riau, M Job Kurniawan mengatakan, inklusi keuangan menjadi salah satu faktor yang penting.
Hal itu, kata dia, karena berkaitan langsung dengan sektor ekonomi dan berkesempatan untuk memperbaiki keuangan secara lebih baik.
Sebab, berdasarkan survei nasional, inklusi keuangan Indonesia berkisaran 40 sampai 50 persen. Sedangkan, inklusi nya keuangan berdasarkan survei berkisar 86,36 persen.
"Sesuai dengan aspek ekonomi, inklusi keuangan ini sudah cukup baik," kata M Job Kurniawan saat menghadiri dan memberikan sambutan BIK 2022.
M Job mengapresiasi atas diadakannya BIK 2022. Karena, kata dia, inklusi ini penting dilakukan untuk menarik minat dan perhatian masyarakat sehingga mereka terdorong untuk mencoba layanan jasa keuangan.
"Hal ini mungkin relevan dengan target inklusi keuangan pemerintah yaitu sebesar 90 persen di Tahun 2024 nantinya," ujarnya.
Ia berharap, kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk atau layanan jasa keuangan. Kemudian, bisa mendorong percepatan penggunaan produk dan layanan jasa keuangan di masyarakat Provinsi Riau pada umumnya.
Dikatakan M Job, dalam rangka meningkatkan pemahaman terhadap produk dan jasa keuangan, serta percepatan peningkatan inklusi keuangan di masyarakat tentu membutuhkan sinergi yang kuat diantara seluruh pihak terkait.
"Semoga momen ini dapat kita manfaatkan untuk bersinergi bersama dalam mencapai satu tujuan," sebut M Job Kurniawan.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada OJK Provinsi Riau yang telah membantu pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan inklusi keuangan di Provinsi Riau.
Di antaranya dengan membantu Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah termasuk membentuk 12 desa inklusi keuangan disetiap kabupaten/kota yang ada di Provinsi Riau serta implementasi program satu rekening satu pelajar (KEJAR).
"Tentunya, kami berharap program ini bisa sukses dan target student dapat terealisasikan dengan baik di Provinsi Riau," ucapnya.
Ia mengatakan, Pemprov Riau akan senantiasa memberikan dukungan kepada OJK dalam rangka menciptakan masyarakat Riau yang cerdas dan melek terhadap keuangan.
"Mari kita jadikan bulan Inklusi Riau Ekspo 2022 sebagai momentum untuk membangun ekosistem layanan jasa keuangan yang aman, nyaman, inklusi dan bertanggung jawab," ajaknya.
Sementara itu, Ketua Dewan Audit OJK Sophia Wattimena dalam sambutannya menyampaikan antusiasme dan kolaborasi antara OJK, Pemerintah Daerah dan IJK serta seluruh pemangku kepentingan lainnya di Provinsi Riau akan mendorong suksesnya penyelenggaraan BIK Riau Expo 2022 sehingga dapat mempercepat peningkatan inklusi dan literasi keuangan masyarakat Riau.
"Melalui BIK Riau Expo 2022, OJK mendorong IJK di Provinsi Riau untuk dapat secara masif melakukan kegiatan literasi dan inklusi keuangan dengan memberikan penawaran jasa dan produk keuangan yang murah, mudah dan terjangkau bagi masyarakat," ujar Sophia, Sabtu (8/10/2022).
Ia mengatakan BIK sebagai agenda nasional yang dilakukan secara berkesinambungan pada bulan Oktober setiap tahunnya, diharapkan akan semakin memperkuat komitmen dan dukungan dari seluruh stakeholder dalam rangka pemenuhan dan peningkatan akses keuangan bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Kepala OJK Riau Muhamad Lutfi mengatakan kegiatan BIK di Provinsi Riau telah dilaksanakan sebanyak 5 kali sejak tahun 2018 sampai dengan tahun 2022 di setiap bulan Oktober.
"Namun, dalam dua tahun terakhir karena pandemi Covid-19 kegiatan Bulan Inklusi Keuangan dilakukan secara virtual," ujar Lutfi.
Dijelaskan Lutfi, dalam pelaksanaan BIK 2022, OJK Provinsi Riau telah menjalankan fungsi dan tugasnya dalam rangka peningkatan literasi dan inklusi keuangan di Provinsi Riau.
"Yaitu bersinergi dengan seluruh Pemerintah Daerah di Provinsi Riau dengan membentuk Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di seluruh Kabupaten/Kota se Provinsi Riau," jelasnya.
Ia berharap, dengan terselenggaranya kegiatan ini mampu mendorong keterbukaan akses keuangan bagi masyarakat juga dapat secara terbuka memperoleh informasi terkait produk dan layanan keuangan, serta memanfaatkan produk keuangan yang dibutuhkan.
"Terima kasih kami ucapkan kepada pemerintah daerah Provinsi Riau yang telah senantiasa mendukung dan berkolaborasi dengan OJK dan IJK juga seluruh stakeholder terkait atas partisipasi dan semangatnya dalam memeriahkan kegiatan ini," harapnya. ***