
PEKANBARU – Tindakan tidak terpuji dilakukan pemuda berinisial EW (23) di Desa Talang Tujuh Buah Tangga, Kecamatan Rakit Kulim, Indragiri Hulu, Riau. Gara-gara terlambat mengantarkan rokok, EW tega menikam orang yang disuruhnya pergi ke kedai untuk membeli rokok.
Perbuatan tak terpuji EW itu dilakukannya pada hari Minggu (13/2/2022) dini hari. Awalnya EW meminta tolong kepada korban yang berinisial MS (40) untuk membelikannya rokok, pada hari Sabtu (12/2/2022) petang.
Setelah disuruh oleh EW membeli rokok, MS langsung pergi, namun karena beberapa warung sudah tutup, akhirnya MS terlambat memberikan kepada EW.
“Karena telat, pelaku kemudian memaki korban dengan ucapan kotor. Namun korban diam tidak melawan sedikit pun, lalu pelaku pergi tanpa merasa bersalah,” jelas Kasi Humas Polres Inhu, Aipda Misran, Senin (14/2/2022).
Sekitar pukul 23.00 WIB dihari yang sama, EW kembali ke rumah MS untuk menanyakan apakah MS tersinggung dimaki oleh EW. “Korban menjawab, dia sedikit tersinggung. Mendengar jawaban korban, lalu pelaku menantang korban untuk berkelahi, namun korban tetap berusaha sabar, namun pelaku terus memancing emosi korban. Karena tak tahan lagi, korban memukul bagian wajah pelaku,” lanjut Misran.
Sudah dipukul, EW kemudian pergi meninggalkan MS. Namun, pada hari Minggu 14 Februari 2022 pukul 00.30 WIB, EW datang lagi bersama temannya.
“Dia datang mendekati korban dan langsung menikam paha korban sebelah kiri menggunakan pisau. Melihat korban mengerang kesakitan, pelaku langsung melarikan diri, sedangkan korban dibawa ke Puskesmas terdekat dan melapor ke Polsek Kelayang,” ujar Misran.
Setelah aparat kepolisian dari Polsek Kalayang mendapat laporan itu, EW langsung dicari dan ditangkap di rumahnya pada hari Minggu malam.
“Setelah ditangkap, pelaku mengaku telah menikam paha korban. Tim langsung membawa pelaku ke Polsek Kelayang beserta sejumlah barang bukti (BB) terkait kasus penganiyaan berat itu,” tutup Misran. ***