PEKANBARU - Ketua DPRD Riau, Yulisman secara resmi membuka Rumpi Politik (Rumpol) sesi I yang diselenggarakan oleh Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Golkar Riau di Kantor DPD Golkar Riau, Sabtu (13/11/2021).

Dalam kata sambutannya mewakili Ketua DPD Golkar Riau, Syamsuar, Yulisman menceritakan sedikit sejarah Partai Golkar yang sudah berumur 57 tahun, dan masih kokoh dalam berbagai masa.

"Sebelum reformasi dan setelah reformasi, Partai Golkar konsisten dalam menjaga NKRI, sehingga Partai Golkar memiliki sistem yang kuat, kita murni mau menerapkan demokrasi, jadi jangan musuhi Golkar, karena kita sampai hari ini masih mengendorse serta menjaga demokrasi," ujar Yulisman, Sabtu (13/11/2021).

Yulisman yang juga Mantan Presma Unri mengaku bangga dengan kehadiran Presiden Mahasiswa (Presma) Unri, Kaharuddin, dalam diskusi ini. Sebab, dengan pengalaman Golkar yang sudah 57 tahun, ada banyak hal-hal yang bisa dieksplor.

"Saya ini dulu juga aktivis, sama dengan Ketua Bapilu Golkar, Bang Zulfan Heri ini. Saya bangga ada Presma datang kesini, silahkan kupas tuntas apa saja tentang Golkar dan kritik Golkar. Narasumber yang hadir ini tidak perlu diragukan lagi kualitasnya," tuturnya.

Yulisman menambahkan, dia berharap dengan adanya diskusi-diskusi seperti ini, kedepan tidak ada lagi stigma bahwa Partai Golkar sudah tidak cocok lagi dengan zaman sekarang.

Sebab, Golkar merupakan partai yang sangat terbuka dan sangat cocok untuk semua orang. Sehingga, Golkar bisa menyesuaikan diri dengan perubahan zaman, karena memiliki sistem yang kuat dan kokoh.

"Mari persiapkan diri dari semua elemen masyarakat supaya Partai ini tetap bisa mengawal NKRI. Kalau Golkar menang, NKRI tetap harga mati. Saya berharap, kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan di tempat lain," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Bapilu Golkar Riau, Zulfan Heri, mengatakan program ini akan terus berlanjut di setiap bulan, bahkan bulan depan pihaknya sudah memiliki tema yakni berkaitan dengan perempuan.

"Bapilu ini punya tugas yang sangat berat, yaitu memenangkan Pemilu, salah satu upaya kita adalah membuat kegiatan intelektual seperti ini. Mari kita lihat, bagaimana Golkar dikritik habis-habisan hari ini, kita harus menerima itu dan tidak bisa menutup diri," katanya.

Adapun diskusi ini menghadirkan narasumber, Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) DPD Golkar Riau, Yuherman Yusuf, Mantan Ketua DPRD Riau, Dr Chaidir, Ketua Fraksi Golkar DPRD Riau, Karmila Sari, dan Presman BEM Unri, Kaharuddin. ***