
PEKANBARU - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru Provinsi Riau, menerima dua laporan kasus pecah kaca, yang terjadi hanya dalam waktu satu hari saja. Lebih parahnya lagi, aksi pecah kaca ini dilakukan ditempat ramai.
Kawanan pecah kaca makin merajalela di Pekanbaru. Pemicunya akibat kebiasaan warga yang selalu meninggalkan barang berharga di dalam mobil sehingga jadi santapan empuk pelaku kejahatan. Buktinya, dalam sehari (Senin 18/1/2016), terdapat dua laporan kasus.
Pertama menimpa korban bernama Juliadi Metayu. Saat itu korban dikagetkan dengan kondisi kaca mobilnya yang hancur berantakan dipecah penjahat. Tidak cuma disitu saja, tas yang ada di dalam mobil yang berisi laptop, uang dan benda penting lainnya ikut raib.
Kejadian yang menimpa Juliadi ini bahkan berlangsung ditempat ramai, yakni di area parkiran Rumah Sakit Ibu dan Anak Eria Bunda, Jalan KH Dahlan, Kecamatan Sukajadi. Akibat peristiwa ini, korban mengalami kerugian senilai Rp14 juta dan sudah melaporkan kasus ini ke aparat berwajib untuk diproses.
Kejadian berikutnya, menimpa korban bernama Sonita Sitorus. Kejadiannya pada Senin petang semalam, dimana korban memarkirkan mobilnya di pinggiran Jalan Ikhlas, Kecamatan Payung Sekaki. Setelahnya, Sonita berjalan kaki masuk gang untuk menjemput anaknya di TPA (Tempat Penitipan Anak).
Mengetahui korbannya lengah, pelaku pecah kaca langsung beraksi. Cuma butuh waktu sebentar bagi mereka, sehingga akhirnya berhasil membawa kabur tas yang berisi uang dan laptop senilai Rp10 juta yang ditinggalkan korban di dalam mobilnya.
Terkait kejadian-kejadian itu, Wakil Kepala Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, AKBP Sugeng Putut Wicaksono, Selasa (19/1/2016) menyampaikan, supaya masyarakat lebih berhati-hati dengan tidak meninggalkan barang berharganya di dalam mobil, meskipun cuma sebentar.
"Karena pelaku kejahatan selalu mobile mencari target dan sasaran mereka. Begitu ada kesempatan mereka akan langsung beraksi, tak perduli pagi, siang atau malam. Jadi lakukan antisipasi dengan tidak meninggalkan barang apapun di mobil dan pastikan kendaraan anda diparkir di tempat aman dan mudah dipantau," tutupnya. ***