
PEKANBARU, GORIAU.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Riau, diminta untuk pro aktif dan serius dalam menangani masalah banjir di Riau. Apalagi, anggaran untuk penanganan banjir ini sudah disiapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.
Permintaan ini diutarakan Wakil Gubernur Riau Mambang Mit, Senin (3/12/12), menanggapi peran kedua instansi tersebut dalam menjalakan tugas, pokok dan fungsinya (Tupoksi), terutama terkait penanganan korban banjir. "Kita ingin kedua intansi ini harus tanggap dan pro aktif, dalam mengatasi masalah bencana banjir selama musim hujan. Untuk itu, kedua intansi tersebut harus selalu berkordinasi dan turun ke lapangan," pinta Wakil Gubernur Riau Mambang Mit, kepada riauplus.com sebagaimana dikutip GoRiau.com, di Kantor Gubernur Riau.
Kedua lembaga ini, jelas Wagubri, telah dipersiapkan oleh Pemerintah Provinsi Riau, untuk mengurus dan memberikan perhatian serius pada korban bencana banjir di wilayah Riau."Korban banjir harus perlu diberikan perhatian serius, oleh kedua intansi tersebut,"sebutnya.
Anggaran bencana itu, papar Wagubri, anggaran untuk bencana dan sebagainya sudah ada disediakan. Untuk itu, perlu perhatian yang serius terhadap korban bencana banjir karena segala sesuatunya sudah kita persiapkan,” pinta Mambang.
Mambang berharap, pada masayarakat dan dunia usaha untuk dapat untuk selalu menjaga lingkungan dalam mengantisipasi banjir. Pasalnya, diantara penyebab banjir itu, karena kurangnya kesadaran masyarakat di dalam menjaga lingkungannya.
Dana bantuan korban banjir ini sambung Wagubri, anggaran itu dialokasikan Pemprov Riau ke dinas-dinas terkait yang menangani masalah banjir, di seluruh kabupaten/kota di Riau. (rpc)