PEKANBARU, GORIAU.COM - Lelah sudah menunggu. Kata-kata ini yang dialami atlet peraih medali di PON XVIII 2012. Janji bonus yang mereka harapkan sampai saat ini tak kunjung datang. Akibatnya, sejumlah program yang mereka siapkan kini mulai berantakan. Salah satunya yang dialami atlet dayung Riau yang dipanggil masuk pemusatan latihan untuk persiapan timnas Indonesia di SEA Games 2013 mendatang. Eka Oktarianus dan kawan-kawan terancam tidak bisa berangkat ke Jakarta untuk ikut pelatnas karena bonus mereka belum cair.

Hal tersebut disampaikan Ketua Harian Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Riau, Sanusi Anwar, Selasa (13/11/2012). Ia mengatakan, keterlambatan bonus ini memang sangat berpengaruh terhadap persiapan atlet, terutama mereka yang dipanggil masuk pelatnas.

''Sampai saat ini anak-anak terus bertanya kepada saya kapan bonus itu cair. Mereka baru bisa berangkat ke Jakarta jika bonus tersebut sudah mereka terima,'' kata Sanusi.

Sudah tradisi bagi para atlet yang menerima bonus dimana mereka selalu membuat syukuran usai meraih prestasi. Tapi, keinginan mereka nampaknya belum bisa teralisasi, sementara dirinya sudah harus bertolak ke Jakarta untuk menjalani pelatnas. ''Saya sudah beri pengertian kepada mereka. Tapi, mereka tetap menanyakan bonus tersebut karena dana itu sangat mereka butuhkan,'' ujar Sanusi.

Tidak diketahui secara pasti kenapa bonus tersebut terlambat cair. Tapi, informasi dilapangan terkuak bagi belum bisa dicairkan dana tersebut lantaran adanya kesalahan. Namun, ketika riausport.com mencoba untuk mengkonfirmasi ke KONI Riau, tak satupun pejabat teras yang ada. Plt Ketua Umum KONI Riau H Yuherman Yusuf tidak ada ditempat demikian juga dengan Kabit Bimpres Sudarto.

Sanusi Anwar mengaku sangat kecewa dengan keterlambatan bonus tersebut. Seharusnya bonus itu diterima atlet usai PON seperti yang dilakukan daerah lainnya. ''Jelas kita sangat menyayangkan keterlambatan bonus tersebut. Apalagi daerah lain seperti Jawa Barat sudah memberikan jauh-jauh sebelumnya,'' ujarnya. (nti/rsc)