PEKANBARU – Sebanyak 19 atlet asal Kota Pekanbaru penyumbang medali pada PON Papua lalu masih menunggu kepastian kapan bonus mereka akan dicairkan.

Dari 19 atlet tersebut, mereka berhasil menyumbang 8 medali emas, 9 perak dan 9 perunggu. Mereka hampir menyumbang separuh medali emas dari total 21 emas yang diraih kontingen Riau.

Peningkatan Prestasi Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Pekanbaru, Itang Tarsana mengatakan, Pemko Pekanbaru melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) akan membayarkan bonus atlet peraih medali PON Papua pada hari Senin (18/4/2022).

"Sebelumnya dilakukan penyerahan bonus kepada masing-masing atlet dan pelatih, terlebih dahulu ada penyerahan secara simbolis yang akan diserahkan langsung oleh Walikota Pekanbaru, yang direncanakan akan dilaksanakan pada Sabtu ini (16/4/2022)," katanya, Kamis (14/4/2022).

Lanjut Itang untuk pencairan bonus tidak membutuhkan waktu yang lama, jika tidak terkendala pada sistem dan jaringan bonus akan diterima para atlet dan pelatih pada hari itu juga.

Terlebih lagi saat ini uang untuk bonus tersebut sudah berada di rekening Dispora dan tinggal menyalurkannya saja ke masing-masing atlet dan pelatih.

"Insya Allah kalau jaringan dan sistem nya nya bagus, karena penyaluran melalui sistem, Senin pekan depan uangnya sudah masuk ke rekening pribadi masing-masing atlet dan pelatih," jelasnya.

Pihaknya telah menyediakan anggaran sekitar Rp2,1 miliar. Jumlah anggaran itu sudah termasuk dengan bonus atlet National Paralympic Committee (NPC) Riau asal Pekanbaru. 

Kontingen Riau masuk di jajaran 8 besar nasional dengan mengumpulkan 21 medali emas, 25 perak dan 21 perunggu. Dari torehan tersebut, atlet Pekanbaru yang memperkuat Riau di PON, menyumbangkan 8 medali emas, 9 perak dan 9 perunggu, dari 19 atlet di 10 cabang olahraga.

Bonus bagi peraih prestasi PON Papua akan dianggarkan pada APBD tahun 2022. Untuk besarannya, peraih medali emas Rp75 juta, perak Rp 40 juta, serta perunggu Rp25 juta. ***