
PEKANBARU - Meski masih dalam suasana lebaran Idul Fitri 1437 Hijriah, nyatanya tidak membuat pelaku kejahatan di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau libur. Setelah Jumat lusa kemarin penjambret sukses bikin korbannya tak sadarkan diri, selang satu hari berikutnya, Sabtu (9/7/2016), kejahatan serupa kembali terulang.
Kali ini korbannya bernama Erni. Saat asyik berkendara pulang, Sabtu siang sekitar pukul 14.00 WIB, Erni tiba-tiba dipepet sebuah sepeda motor matic dari arah belakang. Dengan sigap, penumpang matic itu merampas dompet korban yang sedang digantung/disangkutkan.
Bleeees...dalam sekejap mata harta benda Erni langsung berpindah ketangan mereka. Korban yang menyadari kalau dirinya dijambret sempat memberikan perlawanan. Ia menggeber motor dengan niat mengejar. Namun sayang, pelaku yang ditenggarai berjumlah dua orang ini sudah menghilang.
Saking cepatnya, Erni bahkan tak sempat lagi melihat pelat motor milik pelaku itu. Yang jelas, motor mereka jenis matic merek Scoopy. Bergegas korban membuat laporan resmi ke Mapolresta Pekanbaru, dengan harapan supaya aparat berwajib segera melakukan penyelidikan.
"Sudah dilaporkan kemarin. Menurut korban, salahseorang pelaku (dibelakang) memakai baju biru dongker. Sementara pelat kendaraan tidak diketahui. Kita masih melakukan penyelidikan," benar Kasubag Humas Polresta Pekanbaru, Ipda Letman Z, Minggu (10/6/2016) pagi.
Akibat peristiwa ini, korban yang sehari-hari bekerja sebagai penaga harian lepas (PHL) di DPRD Kota Pekanbaru itu terpaksa merelakan dompet berisi uang tunai Rp800 serta surat penting miliknya raib. Ia tak menyangka kalau perjalanan pulangnya ke rumah, justru berbuah musibah.
Walau merugi, tapi Erni sedikit lebih beruntung ketimbang seorang perempuan muda yang satu hari sebelumnya (Jumat) juga mengalami kejadian nahas serupa. ia dibuat tak sadarkan diri dan mengalami luka serius di kepala, lantaran terjatuh usai jadi sasaran kawanan jambret. ***