
PEKANBARU, GORIAU.COM - Mulai Senin (18/2/2013) besok, seluruh Panwaslu kota dan kabupaten se-Riau sudah harus mulai menggelar perekrutan Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) tingkat kecamatan.
Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Riau, Edi Syarifudin, Minggu (17/2/2013) mengatakan, meski belum ada kejelasan anggaran perekrutan PPK namun Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Riau tidak mau berpangku tangan. ''Senin (18/2/2013) besok, Panwaslu kota dan kabupaten sudah harus menggelar perekrutan Panwaslu tingkat kecamatan,'' ujarnya.
Dan untuk melaksanakan perekrutan Panwaslu tingkat kecamatan, pihaknya terpaksa berhutang ke pihak ketiga khususnya ke pihak percetakan.
Edi juga menjelaskan, saat ini masih belum ada kejelasan dari pusat tentang anggaran yang tak kunjung cair. Walau begitu, Edi bersama timnya tidak mau menunggu terlalu lama tentang anggaran tersebut. ''Sedaya upaya pun ia lakukan termasuk ngutang pada pihak ketiga,'' ungkapnya.
"Walau kondisinya seperti ini, kita tetap ingin sampaikan target yang telah kita rencanakan. Semasih bisa kita kerjakan, kita kerjakan. Sebenarnya tidak hanya dana perekrutan saja yang belum turun, tapi juga dana untuk pengawasan pilgubri yang Rp 10 miliar," ujar Edi.
Karena perekrutan Panwaslu kecamatan telah dimulai hari ini (Senin), Edi berharap, masyarakat ikut berpatisipasi memberikan kontribusi dalam mengawasi tahapan pilgubri hingga pemilihan nantinya.
"Kita himbau kepada masyarakat, agar ikut membantu mengawasi jalannya pilgubri agar berjalan lancar tanpa kecurangan. Dalam perekrutan ini, kita juga ingin menunjukkan bahwa kita bisa berbuat, walau pun dengan kendala yang ada," jelasnya. (nti)