
BENGKALIS, GORIAU.COM - Ketua Fraksi Gabungan Pembangunan DPRD Bengkalis, Misliadi memiliki keyakinan Gubernur Riau, H Annas Maamun akan mengembalikan APBD Bengkalis ke dewan untuk selanjutnya dibahas kembali dan disahkan.
Menurut politisi muda Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, maksud surat undangan dari Gubri kepada pimpinan dewan dan ketua-ketua fraksi diyakini untuk mendengarkan penjelasan dari dewan terkait kondisi pembahasan APBD 2014.
''Kita akan jelaskan kondisi sebenarnya kepada Pak Gubernur dan saya berkeyakinan Pak Gubernur arif dan mengembalikan APBD Bengkalis untuk dibahas dan disahkan oleh Dewan,'' ujar Misliadi.
Selaku ketua fraksi  ia berharap Gubri menolak Perkada yang diajukan Bupati Bengkalis karena sampai hari ini proses pembahasan APBD 2012 masih berlangsung walau terjadi keterlambatan.
"Bagaimana mungkin disaat kita masih melakukan pembahasan RAPBD, tiba-tiba APBD diserahkan ke Pemprov Riau menggunakan Perkada. Seharusnya sebelum Perkada diajukan ke Gubri, ada pemberitahuan terlebih dulu ke DPRD Bengkalis. Ini malah terbalik diserahkan dahulu ke Gubri baru kita diberi tahu," ujar Misliadi.
Menurut Misliadi, memang ada beberapa persoalan menyangkut APBD yang belum terjawab oleh eksekutif sehingga menimbulkan perdebatan yang alot dengan legislatif. Â Hal itu seharusnya disikapi oleh eksekutif sebagai bagian dari dinamika berdemokrasi.
"Kita yakin Gubri memahami persoalan ini dan menolak Perkada demi kebaikan bersama tanpa mengesampingkan fungsi DPRD sebagai budgeting dan legislasi," tutup Misliadi.(jfk)