
TEMBILAHAN- Bersama dengan IPR (Ikatan Pemuda Riau) dan PMI Inhil, Unisi (Universitas Islam Indragiri) melaksanakan bhakti sosial donor darah yang dipusatkan di lapangan Kampus Fakultas Ekonomi yang terletak di Jalan HR Soebrantas Tembilahan, Kamis (24/3/2016).
Aksi kemanusian tersebut, digelar akibat menurunnya jumlah persediaan darah dan semakin tingginya kebutuhan darah di Inhil umumnya dan Tembilahan khususnya.
Dengan mengangkat tema Setetes Darah untuk Sejuta Kehidupan, aksi kemanusiaan itu menargetkan mengumpulkan sebanyak 50 kantong darah, dan terkumpul sebanyak 43 kantong.
Ketua IPR DPD Inhil, Indra Hukkes mengatakan, aksi ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka pengukuhan organisasi yang telah resmi berdiri di Kabupaten Inhil ini.
Mahasiswa Prodi Ilmu Hukum Unisi ini menambahkan, kegiatan ini bertujuan mewadahi dan memfasilitasi pemuda, mahasiswa, pelajar dan masyarakat umum lainnya untuk beramal saleh dengan mendonorkan darah untuk kemanusiaan.
''Kegiatan aksi nyata seperti ini akan rutin dilaksanakan, berkelanjutan dan rencananya akan dilaksanakan 3 kali pada tahun ini,'' ujarnya.
Sementara itu, Humas Unisi, Fahyunani Zaini mengatakan sangat menyambut baik kegiatan kepedulian terhadap sesama ini.
''Kami pimpinan Universitas berbangga dan mengapresiasi setinggi-tingginya aksi ini sebagai bentuk kepedulian nyata pemuda terhadap sesama, tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial belaka,'' sebutnya.
Ia juga berharap dengan adanya kegiatan ini masyarakat yang membutuhkan darah dapat mempergunakan dengan baik.
''Hal inilah yang mendasari kami menyelenggarakan kegiatan donor darah ini, karena dari kasus yang pernah kami dengar dan lihat beberapa waktu yang lalu, ada insiden kecelakaan yang menimpa masyarakat dan dalam penanganannya di Rumah Sakit memerlukan pasokan darah yang harus didapat dari PMI, tapi setelah disusul ke PMI persediaan kantong darah yang sesuai dengan golongan darah yang bersangkutan habis,'' cerita pria yang akrab disapa Yunan ini.
Maka dari itulah, Unisi sebagai lembaga yang mempunyai peserta didik sangat banyak bisa menjadi wadah buat mahasiswanya mendonorkan darah dalam rangka membantu pasokan ketersediaan kantong darah yang dikelola oleh PMI.
''Ya Alhamdulillah, kita bisa kumpulkan 43 kantong darah, dimana 75 persen pendonornya adalah mahasiswa Unisi sendiri,'' tukas Yunan.***