SIAK - Bupati Siak, Alfedri menyebutkan profesi dokter, suster dan tenaga medis di masa pandemi Covid-19 ini jadi kategori orang yang paling rentan tertular. Makanya, pasien yang berobat ke Rumah Sakit jangan berbohong soal riwayat perjalanan.

"Meski para tenaga medis ini sudah wajib memakai APD (Alat Pelindung Diri) saat bertugas di garda terdepan melawan Covid-19, mereka bisa saja tertular karena pasien berbohong soal riwayat perjalanannya," kata Bupati Siak, Alfedri kepada GoRiau.com, Sabtu (18/4/2020).

Menurut Alfedri, kasus pasien berbohong ini membahayakan dokter di rumah sakit serta orang lain yang kontak dengannya.

"Saat pertama kali berkonsultasi ke dokter, mereka tidak jujur bercerita bahwa pernah kontak dengan orang yang positif Covid-19 atau ada riwayat pergi ke kota yang telah menjadi zona merah. Tidak hanya dokter itu saja yang bakal tertular, tetapi orang lain yang kontak dengan dokter itu termasuk keluarganya sendiri," kata Alfedri.

Selain itu, Alfedri terus mengingatkan warganya untuk tetap mengenakan masker saat berada di luar rumah. Begitu sampai di rumah langsung cuci tangan dengan sabun, ganti masker dengan yang baru (yang sudah dipakai dicuci) serta bersihkan diri dengan mandi.

"Itu bagian dari membiasakan diri hidup bersih. Lebih baik di rumah saja, tetapi kalau terpaksa harus keluar rumah, jangan terlalu lama dan langsung kembalinke rumah dengan tetap mengenakan masker,"imbuhnya lagi. adv