PANGKALAN KERINCI, GORIAU.COM - Satu sekolah di Kabupaten Pelalawan telah berhasil mendapatkan Anugerah Adiwiyata. Dengan modal itu, daerah ini bersiap untuk merebut Adipura dari tangan pemimpin Ibu Kota Provinsi Riau, Pekanbaru, Firdaus.
Selama ini, Kota Pekanbaru selalu menjadi kota terbersih di Riau dan skala nasional, hingga perhak atas Adipura. Tahun ini target itu masih menjadi impian, bersaing dengan Kabupaten Pelalawan.
Karena itu, Kabupaten Pelalawan tengah serius melakukan berbagai persiapan dengan melakukan rapat bersama Stake Holder,Instansi dan Dinas terkait pada Kamis lalu (19/9/2013) lalu di Kantor Bappeda Komplek Perkantoran Bhakti Praja Pangkalan Kerinci.
Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Pelalawan Mulyono pada media ini, Minggu (22/9/2013), mengatakan, Piala Adipura merupakan penghargaan tertinggi bagi kota di Indonesia yang berhasil dalam kebersihan serta pengelolaan lingkungan perkotaan yangdiselenggarakan oleh Kementerian Negara Lingkungan Hidup di tahun 2013 ini menjadi reputasi prioritas yang ditargetkan Bupati Pelalawan.
"Jadi tahun ini, kami memang menargetkan Kabupaten Pelalawan masuk dalam tiga (3) besar piala Adipura. Soalnya, tahun sebelumnya Pelalawan hanya berada di peringkat tujuh dengan nilai 56,7," terangnya.
Mulyono mengatakan bahwa untuk meraih tiga besar itu maka minimal nilai yang harus diperoleh yaitu 7. Penilaian ini agar KabupatenPelalawan bisa masuk pada penilaian tahap kedua. Namun diakuinya juga bahwa peringkat 7 tahun 2012 lalu lebih baik dibandingkan daritahun-tahun sebelumnya.
"Harus diakui, bahwa peraihan piala Adipura merupakan suatu kebanggan tersendiri bagi seorang pimpinan daerah. Jadi sudah sepatutnya target Bupati Pelalawan ini harus didukung oleh semua pihak sehingga daerah ini menjadi suatu kabupaten yang indah hijau sejuk dan bersih," tandasnya.
Sampai saat ini, sambungnya, untuk penilaian Adipura sendiri ada beberapa titik yang harus dipantau seperti terminal, pertokoan,perkantoran, sekolah, pasar, jalan, pengelolaan sampah, saluran permukaan air dan banyak lainnya. Sementara Badan Lingkungan Hidup(BLH) cuma stake holder atau motor penggerak untuk kegiatan ini secara global.
"Untuk detailnya, kegiatan ini tentu sudah ada dengan instansi-instansi terkait masing-masing. Misalnya, terminal itu zonanya Dishub, pasar zonanya dinas pasar. Begitu juga dengan soal anggaran sudah ada di satker masing-masing, jadi yang dibutuhkan hanyalah komitmen bersama agar Adipura ini dapat diraih," tegasnya.
Apalagi saat ini, lanjutnya, Kabupaten Pelalawan sudah memiliki modal yang kuat untuk meraih Adipura. Contohnya saja di sejumlahsekolah di Pelalawan ini sudah ada yang mendapat Adiwiyata yang merupakan penghargaan buat sekolah bersih, seperti SMK 1 PangkalanKerinci dan SMAN 1 di Pangkalan Kerinci.
"Jika kembali berhasil, maka sekolah-sekolah itu akan mendapat Adiwiyata Mandiri. Ini artinya, bahwa modal kita sudah ada hanya tinggal keseriusan kita lagi saja. Jadi saya harapkan, kalau ada rapat terkait ini jangan tenaga honorer atau perwakilan yang tidak berkompetent yang hadir namun kalau bisa langsung Kepala-nya yang hadir. Kita yakin kalau ini serius dilakukan dengan komitmen yang jelas, Adipura pasti akan dapat diraih," ungkapnya.
Ditambahkannya, untuk itu dirinya mengharapkan bagi seluruh stake holder dan instansi yang terkait bisa menjalankan programnyamasing-masing seperti yang disampaikan tadi. Dengan kata lain, satukan misi dan visi hingga apa yang ingin dicapai dapat diraih.
"Memang untuk penilaian Adipura tahun 2013 ini akan diumumkan pada tahun 2014 nanti. Penilaiannya saja pada bulan Oktober 2013 hingga Bulan April 2014 dari Tim Propinsi dan Pusat bersama tim penilai dari lingkungan lainnya. Harapan kita, kalau tidak peringkat satu paling tidak minimal masuk 3 besar. Tahun 2011 lalu saja kita diperingkat 11 lalu 2012 peringkat 7, makanya 2013 ini minimal harus masuk 3 besarlah," pungkasnya.(ilm)