
NEW DELHI - Sejumlah dokter disandera warga Desa Sheikhpora, Distrik Budgam, bagian administrasi India, di wilayah Kashmir yang disengketakan, Sabtu (11/4/2020).
Dikutip dari okezone.com, tiga polisi dlaporkan terluka saat berusaha membebaskan para dokter tersebut.
Insiden itu berawal ketika para dokter tiba di Desa Sheikhpora pada Sabtu (11/4/2020) dan mendatangi rumah orang yang diduga tertular virus corona. Para dokter tersebut bermaksud memeriksa kondisi kesehatan pria yang diduga terinfeksi virus corona itu dan membawanya ke rumah sakit.
Namun, mereka mendapatkan sambutan yang tidak ramah, karena keluarga lelaki itu tampaknya mempermasalahkan niat para dokter membawa kerabat mereka ke rumah sakit untuk pemeriksaan dan menjalani perawatan. Keluarga pria itu malah mengunci para dokter dalam rumah mereka.
''Segera setelah anggota kami bertanya tentang orang yang memiliki riwayat perjalanan, anggota keluarganya menahan seluruh tim medis kami di rumah mereka,'' kata pejabat rumah sakit di SDH Chadoora sebagaimana dikutip Berita Pengamat Kashmir (KNO).
Karena penduduk desa menolak membebaskan para dokter, akhirnya terjadi pertikaian antara keluarga pasien dengan polisi. Penduduk desa yang marah melempari polisi dengan batu, yang mengakibatkan tiga petugas terluka.
''Seseorang harus dibawa untuk pemeriksaan tetapi keluarganya menolak dan menyandera tim medis di dalam rumah mereka. Polisi bergegas ke desa untuk menyelamatkan para dokter, tetapi mereka diserang dengan batu,'' kata polisi dalam sebuah pernyataan yang dilansir Russia Today.
Polisi akhirnya berhasil membebaskan para dokter yang ditawan warga desa. Investigasi atas insiden tersebut sedang dilakukan.***