
PEKANBARU, GORIAU.COM - Kapolda Riau, Brigjen Pol Condro Kirono menegaskan, daerah-daerah yang rawan konflik mendapat perlakuan pengamanan secara khusus pada Pilpres, 9 Juli 2014. Beberapa titik yang dibidik seperti lima desa di Kabupaten Kampar-Rokan Hulu dan Sinaboi, perbatasan Dumai-Rohil.
"Tim pengamanan Pilpres sudah memetakan wilayah yang dianggap rawan akan konflik dan pertikaian. Beberapa diantaranya seperti lima desa dan Sinaboi," kata Kapolda.
Dirinya yang ditemui usai Rapat Koordinasi Forkopinda Provinsi Riau, beberapa waktu lalu mengaku semua personil yang dikerahkan siap menjadi pelaksana sesuai dengan tugas dan fungsi mereka masing-masing.
Untuk kedua daerah rawan konflik itu kata Kapolda, pihaknya akan mengamankan setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan dua personil kepolisian. "Kemudian, akan kita siagakan personil Brimob satu SSK (satuan setingkat kompi-red) di sana," tegasnya.
Selain itu kata Kapolda, pihaknya juga akan dibantu oleh 560 personil TNI-AD. Para personil TNI itu akan bertugas disetiap Polres di 12 kabupaten/kota di Riau.
Kapolda menambahkan, jika daerah-daerah perbatasan ini merupakan prioritas pihaknya untuk melakukan pengamanan. Pasalnya, daerah lima desa yang berada di perbatasan Kampar-Rohul dan Kecamatan Sinaboi yang berbatasan antara Rohil-Dumai ini, memang potensi rawan konflik.***