
PANGKALANKERINCI, GORIAU.COM - Jelang Kenaikan harga BBM, sejumlah bahan pokok mulai mengalami kenaikan. Kenaikan harga mulai dari yang terendah yaitu 4,5 persen sampai tertinggi yaitu 31,4 persen.
Berikut daftar monitoring harga bahan pokok yang disampaikan oleh Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pasar (Disperindagsar), Zuerman Das, Senin (17/11/2014).
Beras mengalami kenaikan sebesar 8,3 persen dalam minggu ini, mulai dari harga Rp11 ribu menjadi Rp 12 ribu. Harga sebelumnya Rp12 ribu menjadi Rp13 ribu perkilonya. Kenaikan berkisar Rp1.000.
Minyak goreng curah dari Rp11 ribu menjadi Rp12 ribu dengan kenaikan sebesar 8,3 persen. Sementara minyak goreng kemasan masih stabil dengan harga per kilonya sebesar Rp15 ribu.
Untuk daging sapi, pada minggu ini mengalami penurunan sebesar Rp10 ribu, dari harga perkilonya Rp 110 menjadi Rp 100 ribu.
Daging ayam broiler naik sebesar Rp 3.000, dari Rp18 ribu menjadi Rp21 ribu perkilonya. Sedangkan daging ayam kampung mengalami penurunan, dari harga Rp 55 ribu menjadi Rp 50 ribu perkilonya.
Untuk telur ayam, dalam minggu ini mengalami penurunan, dari Rp32 ribu menjadi Rp30 ribu perpapannya.
Cabe merah mengalami kenaikan harga yang cukup tinggi sebesar 31,4 persen, pada minggu lalu sebesar Rp48 ribu dan menjadi Rp70 ribu perkilonya.
Sementara cabe rawit turun, dari Rp60 ribu menjadi Rp50 ribu perkilonya. Bawang merah mengalami penurunan, dari Rp20 ribu menjadi Rp18 ribu dan bawang putih dari Rp15 ribu menjadi Rp13 ribu perkilonya.
Sedangkan untuk kacang kedelai mengalami kenaikan, dari Rp9.500 menjadi Rp10 ribu. Sementara kacang tanah, kacang hijau, ketela pohon dan ubi kayu stabil.
Monitoring harga yang dilakukan oleh Disperindagsar Pelalawan ini dilakukan pada sejumlah pasar tradisional di Kota Pangkalan Kerinci periode 1-16 November 2014.(***)