PEKANBARU, GORIAU.COM - Kota Pekanbaru yang tumbuh pesat dari sektor perekonomian, ternyata membuat daya tarik besar bagi angkatan kerja. Paling tidak, hingga November 2012 ini, total pencari kerja yang mendaftar ke Dinas Tenaga Kerja Pekanbaru atau yang mengurus kartu kuning, sudah tercapai 39 ribu orang. Mereka yang mencari kerja berasal dari latar pendidikan yang berbeda-beda.

''Sesuai denngan catatan yang kita miliki, jumlah pencari kerja yang mengurus surat-surat melalui Disnaker Pekanbaru mencapai 39 ribu orang. Sayangnya serapanperusahaan terhadap angkatan pekerja ini, tidak sampai sebanyak itu. Pertumbuhan Pekanbaru memang tinggi, tapi untuk menampung jumlah sebesar itu belum sanggup,'' ujar Kepala Disnaker Pekanbaru Pria Budi melalui Kasi Informasi Pasar Kerja, Abdul Rahim saat dihubungi, Sabtu (17/11/2012).

Dikatakan, pertumbuhan lowongan kerja hanya untuk 10 ribu atau terjadi selisih angka serapan tenaga kerja dengan pertumbuhan angkatan kerja hingga 30 ribuan. ''Kita harus mendorong tumbuhnya usaha-usaha mandiri yang bisa juga membuka pasar kerja, jika tidak, kita tidak bisa terlalu berharap bisa menyerap semua angkatan kerja yang jumlahnya semakin besar setiap tahun,'' ujarnya.

''Sebenarnya, jumlah pencari kerja tersebut lebih dari 39 ribu orang karena banyak juga yang tidak melapor ke Disnaker. Catatan itu, hanya berdasarkan pengurusan kartu kuning dari pencari kerja. Sedangkan yang tidak mengurus kartu kuning jumlahnya juga sangat banyak,'' urainya.

Menurutnya, Disnaker hanya mampu meminimalisir pengangguran dengan menjembatani dunia usaha dengan pencari kerja lewat job expo atau penyebaran informasi lainnya. Namun jika banyak perusahaan tidak membutuhkan tenaga kerja dalam jumlah besar , tentu ini akan menyulitkan.

''Yang perlu disupoort adalah tumbuhnya industri, jasa dan perdagangan mandiri yang juga mampu menyerap angkatan kerja. Dan itu adalah tanggungjawab instansi lain baik koperasi dan UMKM, Disperindag, Kadin, organisasi-organisasi usaha kreatif dan lain-lain,'' jelasnya. (rdi)