BANGKALAN -- Perilaku HB, ASN di salah satu instansi di Pemkab Bangkalan, Jawa Timur, sungguh keterlaluan. Dia nekat membawa wanita selingkuhannya, EA, ke rumah untuk melakukan mesum.

Sebelum membawa EA ke rumah, HB mengungsikan istri dan anak-anaknya dengan dalih dirinya terpapar Covid-19 dan harus menjalani isolasi mandiri di rumah.

Aksi mesum HB dengan EA ternyata tercium sang istri, yang kemudian memberitahukan kepada para ibu rumah tangga di Perumahan Pangeranan Bangkalan.

Selanjutnya, bersama ibu-ibu, sang istri menggerebek HB dan EA di Perumahan Pangeranan, di Bangkalan, Jumat (25/6/2021).

HB merupakan kepala seksi di salah satu instansi Pemkab Bangkalan. Sementara EA adalah teman satu kantornya yang masih berstatus pegawai honorer.

Penggerebekan tersebut sempat memicu kericuhan. Kericuhan baru mereda setelah pasangan selingkuh itu pergi dari lokasi perumahan.

Joko, ketua RT setempat mengatakan, dugaan perselingkuhan ini bermula ketika HB mengirim pulang istri dan anaknya ke rumah mertuanya dengan alasan hendak isolasi mandiri di rumah karena terpapar Covid-19.

''Namun ternyata menurut warga HB malah memasukkan perempuan lain ke rumahnya, yakni EA yang diketahui sudah punya suami dan tiga anak. Warga pun melapor ke saya selaku RT karena diduga perempuan tersebut sudah menginap sejak sehari sebelumnya di rumah HB,'' kata Joko.

Menurut Joko, saat didatangi istrinya dan ibu-ibu, HB awalnya membantah kalau ada wanita lain di rumahnya. Namun setelah didatangi keduakalinya, HB mengakuinya namun beralasan perempuan tersebut hanya pengantar makanan karena dia sedang isolasi mandiri. Belakangan diketahui, kalau wanita itu selingkuhannya.

''Karena masih jengkel para ibu bahkan menempelkan beragam selebaran di depan pagar rumah HB,'' tandasnya.***