
PANGKALANKERINCI, GORIAU.COM - Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T) Pelalawan, Riau, belum mengetahui besaran perputaran uang yang dihasilkan dalam Pelalawan Expo 2015. Sebab, pihak Event Organizer (EO) sebagai penyelenggara belum memberikan hasilnya kepada BPMP2T.
Dikatakan Kepala BPMP2T Pelalawan, Davitson SH MH, Minggu (18/10/2015), pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pihak EO agar diketahui hasil perputaran uang dalam Pelalawan Expo tersebut.
"Kita belum tahu berapa besaran perputaran uang pada Pelalawan Expo 2015 kemarin itu. Tentunya akan kita evaluasi agar ke depannya bisa lebih baik," jelas Davitson.
Lanjutnya, begitu juga dengan stand UKM-UKM, dinas yang terkait dalam hal ini Dinas Koperasi juga belum melaporkan hasil, terkait perputaran uang yang dihasilkan untuk sektor UKM.
"Dari 60 stand, hanya satu yang tidak disewa. Tapi nanti laporannya yang mendetail, EO yang akan memaparkan," ujarnya.
Sedangkan untuk stand BPMP2T sendiri, sambung Davitson, pada Pelalawan Expo kemarin memprogramkan perizinan yang siap di tempat sepanjang semua persyaratannya terpenuhi.
"Setidaknya ada empat perusahaan yang mengajukan izin dan langsung kita acc, karena semua persyaratanya dipenuhi," tukasnya.
Davitson menambahkan, tujuan perizinan di tempat tersebut bertujuan untuk mempermudah perusahaan yang ingin berinvestasi di daerah, namun tanpa mengabaikan persyaratan yang harus dipenuhi.(***)