
JAKARTA - Dari setiap 1.099 pasien terinfeksi virus corona, 9 diantaranya adalah anak-anak berusia 0-14 tahun. Namun, gejala yang dialami anak-anak terinfeksi virus corona berbeda dengan orang dewasa.
Dikutip dari detikhealth, telah dikonfirmasi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), orang dewasa, apa lagi usia lanjut, yang terinfeksi virus corona, mengalami gejala awal seperti batuk, pilek, demam bahkan hingga sesak napas.
Sementara dr Miza Dito Afrizal, SpA, BMedSci, MKes, dari RSIA Tumbuh Kembang, mengutip The New England Journal of Medicine (NEJM), mengatakan, anak-anak di China yang terinfeksi Covid-19 hanya mengalami gejala ringan seperti batuk dan pilek. Yang mengalami gejala berat seperti sesak napas, jumlahnya sangat kecil.
Dari setiap 9 anak usia 0-14 tahun yang terinfeksi virus corona, hanya ada 1 anak yang mengalami gejala berat, sedangkan 8 anak lainnya hanya mengalami gejala ringan.
Miza mengatakan, gejala ringan pada Covid-19 yang terjadi pada anak-anak tidak bisa dibedakan dengan gejala flu karena memiliki gejala yang sama, seperti batuk dan pilek.
''Gejala batuk dan pilek pada Covid-19 sama persis dengan gejala influenza,'' jelas Miza saat dihubungi detikcom, Selasa (3/3/2020).
Miza juga menambahkan, cara mencegah Covid-19 menular kepada anak-anak, sama dengan orang dewasa, yaitu dengan mencuci tangan dan menjauhi orang yang dalam keadaan sakit.
''Cara pencegahannya sama saja, seperti menjaga kebersihan, rajin cuci tangan, dan menjauhi orang yang sedang batuk atau pilek,'' jelasnya.***