
GUNUNG SAHILAN, GORIAU.COM - Meski banjir di Gunung Sahilan, Kampar Riau sudah mulai surut, namun warga tetap harus siaga mengingat curah hujan di Riau hingga Januari akan semakin tinggi. Selain menyiapkan sampan dan keperluan lain, warga yang berada di pinggiran daerah aliran sungai diminta melirik lokasi baru yang lebih aman.
Camat Gunung Sahilan Dasman yang dihubungi wartawan, Jumat (2/11/2012) malam, menyampaikan bahwa banjir yang paling parah itu pada hari Selasa kemarin, namun sampai saat ini sudah surut dan masyarakat sudah sebagian mulai beraktivitas.
''Sekarang sudah normal kembali, air sudah surut. Selasa kemarin paling parah. Apalagi di Desa Kebun Durian tidak bisa dilewati kendaraan roda dua, cuma mobil yang bisa lewat,'' ungkapnya.
Pada hari Rabunya, kata Dasman, akses jalan sudah bisa dilewati seperti sediakala. Dari lima desa yang terkena banjir, dua diantaranya yang paling parah yaitu Desa Gunung Sahilan dan Kebun Durian.
''Apabila hujan deras agak lama, air sungai meluap hingga menyebabkan banjir,'' katanya lagi.
Menurut camat, lima desa yang terkena banjir diantaranya desa Gunung Sahilan, Sahilan Darussalam, Subarak, Kebun Durian, Sungai Lipai.
''Dalam satu tahun itu dua kali banjir, dua desa yang paling sering terkena banjir adalah desa Gunung Sahilan dan Sahilan Darussalam. Karena berdekatan dengan bibir sungai,'' ujarnya.
Dikatakanya, pada hari Selasa dan Rabu kemarin, masyarakatnya tidak bisa melaksanakan aktifitas rutinitas seperti pergi kekebun untuk menderes dan mendodos.
''Bantuan dari Pemkab Kampar mulai tiba di lokasi banjir pada hari Rabu hingga sekarang,'' sebutnya.
Bantuan yang telah tiba di lokasi banjir di posko jembatan Desa Gunung Sahilan, Kecamatan Gunung Sahilan, Kabupaten Kampar, diantaranya peralatan untuk mengevakuasi masyarakat yang terkena banjir yakni tenda pengungsian, speedboat, dan peralatan lainnya.
''Bantuan makanan dan minuman juga telah tiba ada seperti beras, minyak goreng, mie instan, kecap, sarden, saos dan air mineral,'' ujar camat.
Namun walaupun kondisi air sungai sudah surut, masyarakat harus tetap waspada terhadap banjir. Di kecamatan Gunung Sahilan saat ini curah hujan sangat tinggi.
''Kita minta warga harus selalu waspada terhadap banjir. Saat ini curah hujan masih tinggi. Ini aja lagi hujan di Gunung Sahilan, dengan kondisi begini warga, jika air sungai meluap dan mengenangi rumah. Warga diharapkan untuk mengungsi ke tempat posko di atas jembatan,'' himbau Camat Gunung Sahilan.
Bagi yang berada di pinggir sungai, dengan kondisi hujan ini, berhati-hatilah, bagi yang mempunyai sampan apabila air naik hendaklah mengunakan sampan untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.
''Mereka yang berada di pinggir sungai, kebanyakan rumah panggung dan mereka juga punya sampan masing-masing,'' tuturnya.
Pihak kecamatan sudah punya program kepada masyarakat yang berada di pinggir sungai supaya bisa direlokasi untuk pindah ke tempat yang lebih tinggi dan aman dari banjir.
''Tapi mereka lebih cenderung untuk tinggal disitu. Dan juga sudah ada yang mau mengikuti program dari yang kita canangkan,'' tukasnya. (rif)