
BANDUNG - Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) mengapresiasi kesuksesan IM Yoseph T Taher meraih GM Norma pertama dan MF Satria Duta menyandang gelar IM pada Indonesian GM dan IM Tournament 2025.
Apresiasi itu disampaikan Ketua Dewan Pembina PB Percasi, Ir. Eka Putra Wirya pada acara penutupan yang berlangsung di Hotel Mewangi, Bandung, Jawa Barat yang berakhir Senin (24/2/2025).
"Saya bangga dalam GM Turnament kali ini telah melahirkan pecatur muda berbakat IM Yoseph dan MF Satria Duta. Untuk itu, Ketua PB Percasi Pak Utut Adianto akan berusaha menggelar event internasional seperti ini tiga bulan sekali, " ujar Eka Putra Wirya.
Dengan fasilitas pertandingan yang akan digelar tiga bulan sekali, Eka Putra Wirya meminta para pecatur nasional lebih termotivasi untuk meningkatkan prestasi. Apalagi, Satria Duta mendapat perhatian penuh dari Ketua Umum PB Percasi untuk meraih GM murni dengan usia cukup muda. Begitu juga dengan IM Yoseph Taher yang meraih GM Norma pertama.
“Pecatur Indonesia perlu kerja lebih keras dan lebih berani lagi bermain menekan lawan dalam pertandingan selanjutnya. Seperti halnya yang dilakukan Satria Duta yang mendapat perhatian dari Pak Utut Adianto,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan Kabid Binpres PB Percasi Kristianus Liem untuk MF Satria Duta dengan raihan Internasional Master (IM) di Indonesian GM dan IM Tournament 2025 ini. Dengan hasil yang diraih pecatur muda berusia 17 tahun itu berpeluang mengikuti kejuaraan Catur Internasional (FIDE) Zona 3.3 Asia di Mongolia yang rencana nya digelar 22 April hingga 2 Mei 2025.
"Sejak tampil di Olimpiade catur remaja di Budapest, Hongaria tahun lalu, saya sudah mempunyai prediksi MF Satria Duta memiliki bakat yang bagus ketika meraih IM Norma pertama. Semua itu terbukti, dengan waktu yang tidak lama langsung meraih gelar IM murni dengan mengumpulkan nilai IM Norma yang ketiga di Indonesian GM dan IM Tournament kali ini, "tegas Kristianus Liem.
Menurutnya dalam event Catur Internasional (FIDE) Zona 3.3 Asia di Mongolia, Indonesia mempunyai jatah 2 pemain putra dan 2 putri. Di putra diharapkan MI Yoseph Taher juga tampil setelah meraih nilai IM Norma yang pertama.
Sedang di putri, katanya, tidak menutup kemungkinan akan diseleksi lebih dulu untuk menentukan siapa yang berhak turun di kejuaraan (FIDE) Zona 3.3 Asia.
"PB Percasi berharap pecatur putra maupun putri yang dikirim ke kejuaraan (FIDE) Zona 3.3 Asia memiliki prestasi bagus dan bisa diharapkan dapat ditingkatkan ke event yang lebih tinggi lagi, " tandas Kristianus Liem. ***