
PEKANBARU – Arus mudik Lebaran 2025 mulai menunjukkan lonjakan signifikan di Bandara Sutan Syarif Kasim II (SSK II) dan ruas jalan tol Trans Sumatera. Memasuki H-7 Idulfitri 1446 Hijriah, tercatat sebanyak 10.021 penumpang melakukan perjalanan melalui Bandara SSK II pada Selasa (24/3), dengan total 68 pergerakan pesawat.
Executive General Manager Bandara SSK II, Radityo Ari Purwoko, menyebut lonjakan ini sesuai dengan prediksi yang telah disusun sebelumnya.
“Pergerakan penumpang dan pesawat mulai meningkat sejak H-8. Pada H-6, jumlah penerbangan mencapai 68 pergerakan dengan penumpang sebanyak 10.021 orang,” jelasnya, Rabu (25/3).
Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada Sabtu (29/3) atau H-2, dengan proyeksi 83 pergerakan pesawat dan 14.292 penumpang. Sementara puncak arus balik diperkirakan terjadi pada Sabtu (5/4) atau H+4, dengan 78 penerbangan dan 13.392 penumpang.
Radityo menambahkan, selama periode posko angkutan Lebaran 2025, jumlah penumpang diprediksi mencapai 252.630 orang atau naik 9,55 persen dibandingkan tahun lalu yang berjumlah 230.598 penumpang. Namun, pergerakan pesawat justru mengalami penurunan sebesar 8,04 persen, dari 1.754 penerbangan pada 2024 menjadi 1.613 penerbangan tahun ini.
Selain lonjakan penumpang di bandara, arus kendaraan di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) juga meningkat tajam. Pada Senin (24/3), tercatat 96.329 kendaraan melintas, naik 26,01 persen dibandingkan hari normal.
Ruas tol Pekanbaru-Dumai mencatatkan volume kendaraan sebanyak 16.455 unit atau meningkat 19,38 persen. Sementara ruas tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar dilintasi 5.923 kendaraan, naik 7,61 persen dari hari biasa.
Adapun ruas tol fungsional mencatatkan total 5.166 kendaraan sejak resmi dibuka untuk arus mudik tahun ini. ***