
BAGANSIAPIAPI - Masyarakat Dumai asal Rokan Hilir (Rohil) mempunyai peran penting sebagai pemantau kinerja pemerintah untuk membangun Kota Dumai masa mendatang. Mereka tidak hanya memberikan pemikiran, namun juga ikut mendorong terciptanya hubungan yang harmonis antara masyarakat Rohil dan Dumai.
Demikian disampaikan oleh Bupati Rohil, Suyatno, AMp saat bersilaturahmi dengan Ikatan Keluarga Rohil (IKRohil) di Ballroom Hotel Comfort, Dumai, Riau, Senin (4/1/2016).
"Kontribusi masyarakat Dumai asal Rokan Hilir untuk pembangunan Dumai sangat besar. Saya mengajak masyarakat Dumai asal Rokan Hilir agar sama-sama membangun kota ini," kata Suyatno.
Persoalan serta kendala yang terjadi selama ini, kata Suyatno, semoga dapat diatasi. Apalagi, Kota Dumai kedepan dipimpin Zul As dan Eko. Dirinya mengaku mengenal baik keduanya. Itu akan menjadi modal utama untuk menuntaskan permasalahan yang selama ini menjadi program utama pemerintah.
"Misalnya proyek pengadaan air bersih. Panjang sungai Rokan mencapai 350 Km. Permintaan Walikota Dumai terpilih tentang pengadaan air bersih sebenarnya sedang dikerjakan oleh pemerintah pusat dengan membangun SPAM senilai Rp250 miliar," tutur Suyatno menjawab keluhan Zul As yang menginginkan agar Pemkab Rohil membantu mereka membangun sarana air bersih yang berasal dari Sungai Rokan.
Suyatno meminta kepada Walikota terpilih Zul As - Eko mau memberdayakan IKRohil dengan melibatkan mereka dalam segala aspek. Dia juga meminta kepada masyarakat Dumai asal Rohil untuk tidak memutuskan tali silaturahmi dengan masyarakat yang ada di Rohil.
Sementara itu, Walikota terpilih, Zul As - Eko menyambut baik kegiatan silaturahmi antara masyarakat Rohil dan Dumai. Dirinya berjanji akan menatap masa depan dan tidak mengungkit lagi masalah pilkada.
"Saya sangat apresiasi karena pasangan Abdul Kosim yang berasal dari Rohil tidak menggugat kami sampai ke MK. Dan Pilkada di Dumai merupakan satu satunya Pilkada di Riau yang tidak sampai ke MK. Kami sangat memahami walaupun berbeda dalam pilihan dan itu merupakan hak politik masyarakat dalam berdemokrasi. Kami berupaya untuk lebih dewasa dalam berpolitik," kata Zul As didamping Eko.
Zul As mengungkapkan, Kota Dumai terdiri dari 17 suku. Keberagaman itu tidak menghalang pemerintah dalam membangun. Karena itu, dirinya meminta dukungan kepada seluruh masyarakat Dumai asal Rohil untuk bersama-sama membangun Kota Dumai kearah yang lebih baik.
Terpisah, Ketua IKRohil Dumai, Yufrizal menyebutkan, jumlah masyarakat Rokan Hilir yang bermastuatin di Dumai mencapai 30 ribu orang. Selama ini, hubungan antar mereka cukup erat dengan mengisi kegiatan sosial, budaya dan seni seperti pertandingan rebana.
Dalam acara itu, Bupati Rohil memberikan sumbangan satu unit ambulan untuk IKRohil Dumai. Mereka juga saling bertukar cendramata. Suyatno berjanji akan membangun Sekretariat IKRohil Dumai pada tahun depan.(amr)