
JAKARTA- Menteri Perhubungan RI Ignatius Jonan, kembali mengingatkan Pemerintah Provinsi Riau untuk serius dalam rencana penambahan landasan di Bandara SSK II sebagai syarat untuk menjadi embarkasi Haji.
Hal tersebut ia ungkapkan menanggapi hasi pertemuannya dengan Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, pada Kamis (09/06/2016) kemarin sore. "Dari pemaparan Gubernur, kita menilai ada niatan dari pihak Pemerintah Riau yang ingin menjadikan Bandara SSK II sebagai embarkasi Haji, tentu rencana tersebut tidaklah mudah, harus dengan perencanaan yang matang dan keseriusan pemerintah daerah," ujarnya kepada GoRiau.com, Jumat (10/06/2016) di Jakarta.
Menurut Menteri Jonan, Pemerintah Provinsi Riau harus benar-benar memastikan kondisi atau lahan yang akan dipergunakan. "Ya setidaknya soal penambahan landasan, ini banyak yang harus diperhatikan, ada masalah tidak dengan masyarakat dalam hal ini soal pembebasan lahan. Atau memang lokasinya sudah milik aset pemerintah," ujarnya.
Sementara itu pihak Pemerintah Provinsi Riau, pada hari Kamis (09/06/2016) kemarin sudah bertemu langsung dengan Menhub Ignatius Jonan. Gubernur Riau (Gubri) H Arsyadjuliandi Rachman yang didampinngi Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Riau Rahmad Rahim membahas terwujudnya Bandara SSK II Pekanbaru menjadi embarkasi haji.
Dalam pertemuan tersebut, juga dibahas tentang belum dilakukannya pergeseran instrument landing system (ILS) atas penambahan landasan sepanjang 2.600 meter. "Jika pergeseran ILS dari sebelumnya 2.300-an meter menjadi 2.600 meter, maka bandara SSK II Pekanbaru sudah bisa seperti Bandara Adi Sumarmo Solo, yang bisa digunakan untuk pendaratan jenis pesawat Airbus A330, dan dari segi Infratuktur kita sangat siap," ujar Gubernur Riau Arsydjuliandi Rachman kepada awak media.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Riau juga menyebutkan, landasan SSK II bisa segera difungsikan jika sudah ada penambahan dan menjadi 2.600 meter.***