
PEKANBARU - Calon siswa SMA dan SMK negeri di Riau diimbau cepat bergerak menyelesaikan aktivasi akun Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Menunda tahapan ini sama saja dengan memperbesar risiko kehilangan kursi di sekolah impian.
Tahap pendaftaran dan pemilihan sekolah telah resmi dibuka Rabu (10/6/2026) pagi. Hingga sore harinya, tercatat sudah 68.322 akun calon murid yang berhasil diaktifkan dan siap memperebutkan kuota penerimaan.
Tim SPMB Riau, Jeffri Hunter, MPd memperingatkan peserta untuk tidak bersantai. Meskipun jadwal resmi aktivasi dibuka hingga pertengahan Juni, menunda pendaftaran sangat merugikan posisi siswa.
"Risikonya, semakin lambat dia aktivasi akun maka akan semakin sedikit pilihan sekolah yang dia dapat," tegas Jeffri Hunter.
Kuota di sekolah-sekolah unggulan akan terus terisi secara otomatis (real-time) oleh mereka yang mendaftar lebih awal. Keterlambatan hitungan jam bisa membuat nama pendaftar tergeser atau tidak bisa lagi memilih sekolah tujuan utama.
Dinas Pendidikan Provinsi Riau memastikan sistem pendaftaran dirancang fleksibel. Jika peserta mengalami kendala dan terlewat dari jadwal awal, akses aktivasi masih bisa dilakukan.
"Memang di jadwal aktivasi dibuka hingga 14 Juni 2026. Tetapi kalau masih ada yang ingin aktivasi akun tetap jalan terus. Bukan berarti dikunci," terangnya.
Panitia menyarankan seluruh calon murid maupun orang tua langsung menuntaskan pendaftaran setelah akun aktif. Pastikan setiap data dicek ulang sebelum dikirim agar tahapan seleksi berjalan mulus tanpa penolakan berkas. ***