
DUMAI, GORIAU.COM - Ditemukannya sejumlah atribut baliho pasangan calon gubernur Riau, Annas Maamun dan Andi Rahman dirusak oleh orang tak dikenal. Hal itu memicu kekecewaan kader dan tim Partai Golkar yang mengusung pasangan AMAN tersebut, sehingga dalam persoalan ini Panwaslu diminta profesional dan tidak 'memble' dalam menemukan pelanggaran-pelanggaran jelang pemilu gubernur September mendatang.
"Kita sudah melaporkan pelanggaran tersebut kepada panwaslu. namun, kita sayangkan sikap dan prilaku Panwaslu yang 'memble', seyogyanya panwaslu dapat menemukan pelanggaran-pelanggaran selama berjalannya kampanye jelang pemilihan gubernur September mendatang," sebut Timo Kipda, kader Golkar yang merupakan tim pemenangan AMAN Kota Dumai kepada GoRiau.com Senin (26/8/2013).
Disebutkan Timo, sejauh ini pihaknya mendapati dua pelanggaran atas atribut baliho AMAN pertama di Jaya Mukti tepatnya disimpang jalan Janur Kuning, Dumai Timur, juga terlihat dicoreng oleh sejumlah oknum, dan sekarang di Simpang lampu merah kantor PU Dumai.
"Kedua-dua baliho itu dilempari cat, kita minta panwaslu dapat bekerja profesional selaku pengawas pemilu jelang pilgubri September mendatang," jelas Timo.
Ditambahkan Ketua Komisi I DPRD Dumai tersebut, sesama tim pemenangan hendaknya menjaga suasana kondusif dan menjunjung sportivitas,boleh saja menentukan pilihan kepada siapapun pasangan, namun jangan menzalimi pasangan lain."Sesama tim layaknya saling menjaga dan sportiv, jangan saling menzalimi," harapnya.
Sementara ketua panwaslu Dumai, Yosi Rinaldi saat dicoba dimintai keterangan terkait desakan salah satu tim pemenangan cagubri atas temuan pengrusakan atribut tersebut tidak mengangkat telfon dan tidak membalas sms hingga berita ini dimuat.(egy)